Saham Sumber Mineral (SMGA) Berpotensi Menuju Rp 150, Ini Faktor Pemicunya
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk (SMGA) disebut-sebut akan bakal melaju ke level Rp 150 dalam waktu dekat. Aksi kerek tersebut didukung peluang masuknya investor besar ke saham perseroan setelah kinerja keuangan kuartal I-2025 melesat sesuai estimasi.
Berdasarkan data kinerja keuangan, SMGA mencatatkan pertumbuhan pesat penjualan bersih dari Rp 147,31 miliar menjadi Rp 404,20 miliar hingga kuartal I-2025. Laba sebelum pajak penghasilan juga melesat dari Rp 4,85 miliar menjadi Rp 19,04 miliar.
Baca Juga
Sumber Mineral Global (SMGA) Jajaki Akuisisi Tambang Nikel di Morowali
Kenaikan tersebut berimbas terhadap lompatan laba bersih tahun berjalan perseroan dari Rp 3,61 miliar menjadi Rp 13,84 miliar. Sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik dari Rp 3,93 miliar menjadi Rp 15,70 miliar. Hal ini menjadikan laba per saham dasar naik dari Rp 0,45 menjadi Rp 1,79 per saham.
Peluang kebangkitan harga saham SMGA juga didukung harga saat ini sudah terlalu murah dan berada di bawah harga IPO saham senilai Rp 105 yang digelar tahun lalu. Peluang kenaikan juga didukung rencana emiten perdagangan nikel dan batubara ini akan mengakuisisi satu perusahaan tambang nikel di Morowali Utara.
Baca Juga
Harga Emas Terjun Bebas, Trump dan The Fed Bikin Investor 'Was-was'
Perusahaan tambang tersebut mampu memproduksi sekitar 50 ribu hingga 100 ribu ton nikel ore sebulan. Lebih lanjut, perseron juga turut mengembangkan produksi batu gamping pada kuartal I tahun 2024 setelah melihat tingginya permintaan batu gamping.

