IHSG Sesi I Melorot ke Level 7.277, Sektor Energi Jadi Pemberat Pasar
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham bergerak di zona merah sepanjang perdagangan sesi I, Jumat (29/12/2023). Pada pukul 12.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melorot sebesar 26,41 poin (0,36%) ke level 7.277,48.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebanyak 6,12 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi terakumulasi sebesar Rp 3,41 triliun.
Pelemahan IHSG Sesi I terutama disebabkan aksi jual saham-saham energy yang melemah -0,95%, sektor basic materials turun -0,95%, lalu industrials turun -0,26%.
Sektor consumer non-cyclical turun -0,29%, kemudian indeks sektor properties and real estate yang turun -0,56%.
Baca Juga
Sementara indeks sektor healthcare turun -0,15%, infrastructure turun -0,39%, sektor transportation and logistic turun -0,76% dan financials terpantau turun -0,24%.
Sedangkan penguatan hanya tampak pada sektor consumer cyclical naik 0,32% dan sektor technology yang naik 0,14%.
Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham tercatat menguat signifikan dipimpin saham PT Metro Realty Tbk (MTSM) yang naik 34,74% atau membentur auto rejection atas (ARA), kemudian saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) menguat 21,43%.
Baca Juga
Waskita Beton Precast (WSBP) Berbalik Rugi Rp 509,86 Miliar di Kuartal III-2023
Saham PT SAP Express TBk (SAPX) naik 10,09%, disusul PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) sebesar 9,55% dan saham PT Citra Tubindo Tbk (CBTN) yang melesat 9,13%.
Sementara pada jajaran saham top loser diderita saham oleh saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) yang kembali membentur auto rejection bawah (ARB) melemah 34,95%, disusul saham PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) yang turun 13,99%.
Penurunan tajam juga tampak pada saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) sebesar 10,89%, kemudian saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) 6,98% dan saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) melorot 5,42%.

