Saham GOTO Anjlok, Sektor Teknologi Jadi Pemberat IHSG Sesi I
JAKARTA, investortrust.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan penurunan dalam pada penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Rabu (28/2/2024). Penurunan tersebut menjadikan saham GOTO mencapai level terendah baru tahun ini.
Berdasarkan data BEI, saham GOTO anjlok sebanyak Rp 5 (6,25%) menjadi Rp 75. Level tersebut menjadi level terendah saham GOTO sepanjang tahun ini. Penurunan tersebut menjadikan saham sektor teknologi anjlok 2,05% atau menjadi pemberat sepanjang hari ini.
Baca Juga
Sementara itu, Direktur dan Chief Financial Officer GOTO Jacky Lo dalam publik ekspos insedentil hari ini menyebutkan bahwa perseroan telah mulai menerima komisi atau service fee dari Tokopedia pada 1 Februari 2024. Raihan komisi tersebut terjadi setelah TikTok resmi mengambil alih sebagian besar saham Tokopedia.
"Jika kami mencapai aspirasi kami menjadikan Tokopedia sebagai pelaku e-commerce terdepan di Indonesia, manfaat bagi GOTO akan lebih besar lagi," kata Jacky Lo dalam paparan publik insidentil GOTO, Rabu (28/2/2024).
Dia menambahkan, pada 2024 hasil dari lini bisnis e-commerce GOTO akan berubah positif setelah sebelumnya mencatat negatif Rp 2 triliun atau setara negatif US$134 juta hingga kuartal III-2023. "Dengan potensi pertumbuhan sektor e-commerce di Indonesia, kami mengharapkan service fee yang diterima setiap kuartal akan bertumbuh," tuturnya.
Baca Juga
Kementerian ESDM Teken Perjanjian Sewa BMN Hulu Migas Senilai Rp 19,5 Miliar
Penurunan saham GOTO berbanding terbalik dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (28/2/2024), ditutup melesat 25,92 poin (0,36%) menjadi 7.311,24. IHSG bergerak dalam rentang 7.276,89-7.328,74 dengan nilai transaksi Rp 5,03 triliun.
Penguatan IHSG ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur 0,88%, sektor konsumer non primer 0,61%, sektor transportasi 0,79%, sektor properti 0,22%, dan sektor material dasar 0,39%.

