IHSG Sesi I Berbalik Turun Tipis, tapi Ada 2 Saham malah ARA
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (16/4/2025), ditutup turun tipis 8,4 poin (0,13%) menjadi 6.433,28. Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan gerak di awal transaksi yang menguat.
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan, sektor teknologi, sektor industry dan sektor non consumer. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi, material dasar, consumer primer, dan property.
Pelemahan tersebut juga dipicu atas penurunan saham-saham empat bank papan atas, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Sebaliknya saham BBTN justru melesat sendiri dengan kenaikan 9,04% menjadi Rp 965.
Baca Juga
Meski IHSG ditutup melemah, beberapa saham ini justru torehkan kenaikan signfikan. Di antaranya, saham PT Krida Jaringan Nusantar Tbk (KJEN) sebanyak 30,49% menjadi Rp 107, PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) naik 31,82% menjadi Rp 87. Kenaikan hingga auto reject atas (ARA) dicatatkan saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) sebanyak 24,84% menjadi Rp 392 dan PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) naik 24,81% menjadi Rp 830. Sebaliknya penurunan melanda saham FIRE, IKAN, FORU, UDNG, BESS, dan ASBI.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 73,16 poin (1,15%) menjadi 6.441,68 dengan investor asing lagi-lagi lanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 406 miliar. Penguatan ini terdorong kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi naik 2,36%, sektor infrastruktur 1,68%, dan sektor material dasar 1,12%.
Kenaikan indeks tersebut juga ditopang penguatan sejumlah saham-saham big cap, seperti BYAN naik 17,47% menjadi Rp 20.000. Kenaikan indeks juga ditopang saham emiten Prajogo, seperti TPIA, BREN, CUAN, dan PTRO. Kenaikan juga didukung penguatan saham BBCA.
Baca Juga
Berlomba-lomba Revisi Naik Target Harga Saham Antam (ANTM), Kali Ini Datang dari Sucor Sekuritas
Di tengah penguatan tersebut, empat saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 34,58% menjadi Rp 144, PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) naik 24,62% menjadi Rp 1.240, PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) naik 24,60% menjadi Rp 314, dan PT Jakarta International Hotels &Development Tbk (JIHD) naik 24,30% menjadi Rp 665.
Meski tidak ARA, saham ini juga catatkan penguatan signfikan, seperti saham PT Bank Artha Graha International Tbk (INPC) sebanyak 27,33% menjadi Rp 191, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik 17,74% menjadi Rp 1.825, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik 17,47% menjadi Rp 20.000. Sebaliknya saham dengan penurunan terdalam melanda saham, INTD, KOPI, IKAN, IPAC, dan CTBN.

