Sekuritas Ini Revisi Naik Target Kinerja dan Saham Charoen Pokphand (CPIN) Usai Cetak Lompatan Laba di 2024
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target kinerja keuangan dan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), seiring dengan lompatan laba bersih tahun 2024 hingga lampaui consensus.
CPIN sebelumnya mengumumkan pertumbuhan lompatan laba tahun berjalan sebanyak 60% menjadi Rp 3,71 triliun tahun 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 2,31 triliun. BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan realisasi tersebut setara dengan 107% dari perkiraan dan 115% dari perkiraan consensus analis.
Baca Juga
Charoen (CPIN) Torehkan Lonjakan Laba 60%, Ini Menjadi Faktor Pendorong
Tingginya pencapaian tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target laba bersih CPIN tahun ini dari semula Rp 4,02 triliun menjadi Rp 4,39 triliun. Begitu juga dengan proyeksi laba bersih tahun 2026 direvisi naik dari semula Rp 4,26 triliun menjadi Rp 4,94 triliun.
“Lompatan laba perseroan tahun lalu ditopang atas pertumbuhan pendapatan dan membesarnya margin keuntugan seluruh segmen, khususnya penjualan ayam pedagang. Kondisi ini diharapkan berlanjut tahun ini,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Victor Stefano dan Wilastita Muthia Sofi dalam riset hari ini.
Sejalan dengan revisi naik target kinerja keuangan, BRI Danareksa Sekuritas ikut menaikkan target harga saham CPIN dari semula Rp 6.700 menjadi Rp 6.800 dengan rekomendasi beli. Perseroan juga optimistis seluruh segmen bisnsinya akan mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan peningkatan margin keuntungan.
Baca Juga
Menjelang Tahun 2025, Saham Emiten Peternakan Ayam JPFA, CPIN, dan MAIN makin Membara
Manajemen CPIN dalam rilis kinerja keungan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025) menyebutkan, pertumbuhan penjualan terutama didorong peningkatan penjualan segmen farm dan food. Kenaikan tersebut berdampak terhadap pertumbuhan laba bruto, laba usaha, dan laba tahun berjalan sejalan dengan kenaikan marjin laba segmen feed dan farm.
Sedangkan penopang pertumbuhan margin keuntungan segmen farm, menurut manajemen CPIN, didukung membaiknya harga jual rata-rata ayam pedaging dan DOC.
Terkait tahun 2025, manajemen CPIN menyebutkan, Charoen akan tetap focus pada kegiatan usaha utama feed, farm, dan food. Perseroan juga akan membangun pabrik pakan ternak di Sulawesi Selatan untuk menambah kapasitas produksi dan memperluas jaringan pemasaran ke Indonesia Timur.

