IHSG Dibuka Terjungkal Turun 60 Poin, Sebaliknya Saham ANJT Melesat Didukung First Resources
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025), dibuka anjlok dengan penurunan 60 poin (0,92%) menjadi 6.412. Pelemahan lagi-lagi dipicu kejatuhan saham teknologi.
Saham teknologi kembali anjlok dalam tiga hari beruntun dengan pelemahan mencapai 7% setelah saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) kembali jatuh. DCII kembali terjun 13,64% menjadi Rp 125.200 setelah dua hari beruntun catatkan penurunan hingga ARB.
Baca Juga
First Resources Akuisisi 91,17% Saham Austindo Nusantara (ANJT), Nilainya Diperkirakan Segini
Koreksi indeks juga dipengaruhi penurunan saham sektor keuangan, sektor consumer primer, sektor consumer non primer, sektor infrastruktur, sektor energi, material dasar, dan industry. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor transportasi.
Di tengah pelemahan indeks, tiga saham berikut torehkan lompatan harga PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) naik 22,22% menjadi Rp 1.650 setelah First Resources menandatangani akuisisi lebih dari 91% saham ANJT. Kenaikan juga melanda saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) sebanyak 16,90% menjadi Rp 83 dan PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) naik 15,46% menjadi Rp 112.
Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam dipimpin DCII. Kemudian saham PT Cahayasakto Investindo Sukses Tbk (CSIS) dan PT Reamala Abadi Tbk (DATA).
Baca Juga
IHSG kemarin kembali ditutup anjlok sebanyak 43,68 poin (0,67%) menjadi 6.471 dipicu atas berlanjutnya penurunan sejumlah saham, khususnya saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII). Pemodal asing juga mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 885,54 miliar terbanyak PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 611,03 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 304,01 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 143,98 miliar.
Di tengah pelemahan tersebut, dua saham ini justru catatkan ARA, yaitu saham PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) naik 34,62% menjadi Rp 175 dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) naik 25% menjadi Rp 300. Kenaikan juga melanda saham PT Soechi Lines Tbk (SOCI) naik 27,14% menjadi Rp 178 dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) naik 27,08% menjadi Rp 122.

