First Resources Ungkap Perkembangan Akuisisi 91,17% Saham Austindo (ANJT), Ada Perubahan?
JAKARTA, investortrust.id - First Resources Ltd telah menandatangani novasi baru terkait akuisisi 91,17% PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT). Dengan novasi tersebut, akuisisi saham ANJT akan dilakukan langsung oleh First Resources bukan lagi melalui anak usahanya PT Ciliandra Perkasa.
Novasi tersebut ditandatangani pada 11 April 2025, yaitu Ciliandra Perkasa menovasikan hak-hak dan kewajiban-kewajiban kepada induk usahanya First Resources Ltd. Dengan novasi hak tersebut, First Resources nantinya menjadi pengendali utama saham ANJT dari sebelumnya Ciliandra Perkasa.
“Saat ini, First Resources juga secara tidak langsung telah menjadi pemegang saham ANJT dengan kepemilikan 0,32% saham,” tulis pengumuman resmi tersebut di Jakarta, Senin (14/4/2025).
Baca Juga
First Resources Akuisisi 91,17% Saham Austindo Nusantara (ANJT), Nilainya Diperkirakan Segini
Sedangkan pada penandatanganan pertama disebutkan bahwa First Resources Ltd melalui PT Ciliandra Perkasa, perkebunan kelapa sawit yang dikendalikan keluarga Fangiono, akan mengakusisi sebanyak 3,05 miliar atau 91,17% saham ANJT. Penandatangan pengambilalihan saham tersebut dilakukan, Selasa 18 Maret 2025.
First Resources dalam pengumuman resmi ke Singapore Exchange menyebutkan bahwa nilai akuisisi tersebut bisa mencapai US$ 329,75 juta atau setara dengan Rp 5,4 triliun. Nilai pembelian tersebut setara dengan PBV 0,86 kali.
Manajemen ANJT menyebutkan penandatangan rencana pengambilailan telah dilakukan First Resources melalui Ciliandra Perkasa selaku pembeli dengan penjualan saham ANJT adalah PT Austindo Kencana Jaya, PT Memimpin Dengan Nurani, dan Sjakon George Tahija. “Para penjualan dan pembeli telah menandatangani perjanjian jual dan beli saham berysarat pada 18 Maret 2025. Rencana pengambialihan ini tunduk pada peraturan OJK,” tulis manajemen.
Baca Juga
IHSG Lanjutkan Trend Bearish Hari Ini, Dua Saham Ini Layak Dilirik
Berdasarkan data PT Austindo Kencana Jaya dan PT Memimpin Dengan bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan masing-masing 40,486% saham ANJT. Sisanya dikuasai George Santosa 4,74%, Sjakon Geoge Tahija 4,737%, dan sisanya public.
Adapun First Resources merupakan perusahaan kelapa sawit dari Indonesia yang listing di Bursa Saham Singapura. Perusahaan menguasai seluas 215.128 hektare lahan tertanam sawit yang terdiri atas 194.364 sudah produksi dan 20,764 belum produksi.
First Resources membukukan lonjakan laba bersih dari US$ 145,4 juta menjadi US$ 245,8 juta pada akhir 2024. Begitu juga dengan penjualan meningkat dari US$ 980,6 juta menjadi US$ 1,03 miliar sampai Desember tahun lalu.
Baca Juga
Meski Hadapi Tantangan Berat di 2024, Austindo (ANJT) Cetak Lompatan Laba Ditopang Faktor Ini
Sedangkan ANJT membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga akhir 2024 menjadi US$ 9,64 juta pada 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 5,15 juta. Sebaliknya pendapatan turun dari US$ 237,56 juta menjadi US$ 236,81 juta.
ANJT memiliki total aset senilai US$ 573,20 juta pada 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 580,67 juta. Total liabilitas juga juga turun dari US$ 188,74 juta menjadi US$ 181,31 juta.

