Harga Emas Turun Dipicu Aksi Tunggu Investor Sejumlah Data Ini
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas kembali turun ke level US$ 2.913 per troy ons pada perdagangan sesi pagi ini, Jumat, (7/3/2025) meskipun tetap berada di jalur kenaikan mingguan di tengah ketidakpastian kebijakan tarif AS.
Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) menilai bahwa penurunan harga tersebut dipicu aksi tunggu investor terhadap rilis data penggajian nonpertanian AS (NFP) yang berpotensi memberikan arah lebih lanjut bagi pasar.
Baca Juga
Harga Emas Antam Hari Ini Hilang Rp 16.000 Menjelang Data Penggajian AS
“Sentimen pasar masih didominasi oleh kebijakan tarif Presiden Donald Trump, yang pada Kamis menangguhkan penerapan tarif 25% terhadap sebagian besar barang impor dari Kanada dan Meksiko,” tulis riset ICDX, Jumat, (7/3/2025).
Langkah ini mencerminkan ketidakpastian dalam kebijakan perdagangan AS yang terus berfluktuasi, mengguncang pasar keuangan, dan meningkatkan risiko perlambatan ekonomi serta tekanan inflasi.
Dari sisi makro ekonomi, klaim pengangguran AS turun lebih dari perkiraan pada pekan lalu, menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja meskipun masih dibayangi risiko dari dampak tarif dan pemangkasan belanja pemerintah.
“Pernyataan terbaru dari Gubernur Federal Reserve Christopher Waller menambah ketidakpastian kebijakan moneter, dengan penolakannya terhadap pemotongan suku bunga dalam waktu dekat. Namun, ia tetap membuka kemungkinan pemangkasan di akhir tahun jika inflasi terus melandai,” tulis riset tersebut.
Baca Juga
Bank Emas BSI Dinilai Bisa Memperkuat Daya Saing dan Ekosistem Perbankan Syariah
Fokus investor hari ini tertuju pada laporan non farm payrolls (NFP) untuk bulan Februari yang diperkirakan meningkat sebanyak 160.000 pekerjaan. “Jika pertumbuhan tenaga kerja lebih kuat dari ekspektasi, dolar AS berpotensi menguat, menekan harga emas lebih lanjut,” paparnya.
Sebaliknya, data yang lebih lemah dapat memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga, mendorong permintaan emas sebagai aset lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi.
Secara teknikal, ICDX memproyeksikan harga emas saat ini menguji area support di kisaran US$ 2.898 - US$ 2.889. Jika tekanan jual berlanjut, support selanjutnya berada di US$ 2.872. Sementara itu, resistance terdekat berada di US$ 2.915 - US$ 2.923, dengan resistance lebih lanjut di US$ 2.940 apabila terjadi rebound teknikal.
