IHSG Diprediksi Lanjutkan Pergerakan Bearish dengan 2 Saham Pilihan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/2/2025), berpotensi kembali lanjutkan bearish setelah dilanda penurunan dalam kemarin. Pergerakannya diprediksi dalam rentang 6.679-6.925.
BRI Danareksa Sekuritas dalam rise hari ini menyebutkan bahwa rebound IHSG menuju area resisten MA 20 mulai tertahan dan berpotensi kembali lanjutkan tren bearish dengan level support 6.679 dan 6.500.
Baca Juga
Inflasi Inggris Januari Melonjak Jadi 3% YoY, Lebih Tinggi dari Perkiraan
Pergerakan indeks juga akan terpengaruh laju bursa saham global semalam, yaitu Dow Jones ditutup naik. Begitu juga dengan S&P500 dan Nasdaq lanjutkan penguatn. Bursa saham Eropa cenderung ditutup melemah.
Meski indeks cenderung melemah, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham AYAM dengan target harga Rp 159-177 dan NICL dengan target harga Rp 294-314. Sebaliknya saham AUTO dan MBMA direkomendasikan jual.
IHSG kemarin ditutup terkokoreksi sebanyak 78,68 poin (1,14%) menjadi 6.794,87 dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,12 triliun, terbanyak PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 698,13 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 231,47 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 214,71 miliar, dan PT Sumer Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 133,01 miliar.
Baca Juga
Tingkatkan Efisiensi Pembangunan Proyek, Waskita (WSKT) Inisiasi Digital Konstruksi
Secara sectoral, penurunan terbesar dicatatkan saham keuangan sebanyak 1,78%, sektor infrastruktur 0,85%, sektor consumer non primer 0,59%, sektor property 0,80%, dan sektor keuangan 0,07%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi, industry, dan material dasar.
Meski IHSG anjlok dalam, lima saham ini justru torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) menguat 35% menjadi Rp 216, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) 24,91% menjadi Rp 3.460.
Kenaikan juga melanda saham PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) sebanyak 24,39% menjadi Rp 306, PT Indointernet Tbk (EDGE) naik 24,86% menjadi Rp 4.470, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 19,97% menjadi Rp 56.026.

