IHSG Hari Ini Diprediksi Lanjutkan Trend Bearish, Cermati Saham EMTK dan MAPA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/11/2024), diproyeksikan lanjutkan trend bearish setelah ditutup kembali anjlok kemarin.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa belum ada perubahan signifikan terhadap pola pergerakan IHSG dengan rebound tertahan pada resisten MA20. Hal ini membuat peluang penurunan masih terbuka dan pemodal disarankan untuk mewaspadai penurunan, apabila indeks turun ke bawah support 7.140.
Baca Juga
Pasar Eropa Menguat, Saham Direct Line Melonjak Lebih dari 41%
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penurunan bursa saham Wall Street, yaitu Dow jOnes melemah 0,31%. Begitu juga dengan S&P500 melemah 0,38% dan Nasdaq melemah 0,60%,
Meski IHSG cenderung melemah, BRI Danareksa Sekuritas tetap menjagokan saham EMTK dengan target harga Rp 530-580 dan saham MAPA dengan target harga Rp 1.090-1.175. Sebaliknya saham ESSA dan TPIA direkomendasikan jual.
IHSG kemarin ditutup terkoreksi sebanyak 45,73 poin (0,63%) menjadi 7.200,16. Pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 840,39 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 429,88 miliar, PT Nusantara Sawit Tbk (NSS) Rp 204,20 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 137,73 miliar.
Baca Juga
BTN Bukukan Kredit Rp 356 Triliun, Tumbuh 11,9% hingga September 2024
Pelemahan IHSG kemarin terpengaruh koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor energi terjun 2,81%, sektor infrastruktur jtuh 1%, sektor transportasi turun 0,51%, sektor teknologi turun 1,14%. Penurunan juga melanda saham sektor material dasar 1,13%, sektor infrastruktur 0,86%, sektor transportasi 0,58%, sektor teknologi 0,38%, dan sektor property 0,17%. Sebaliknya kenaikan pesat melanda saham sektor kesehatan 2,2% dan disusul saham sektor consumer primer 0,31%.
Meski IHSG terkoreksi, sejumlah saham ini catatkan penguatan harga hingga auto reject atas (ARA) PT Sekar Laut Tbk (SKLT) naik 34,83% menjadi Rp 240 dan PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) naik 34,69% menjadi Rp 132. ARA juga melanda saham PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) naik 25% menjadi Rp 360, PT Jakarta International Hotesl & Development Tbk (JIHD) naik 24,61% menjadi Rp 2.380, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) menguat 24,43% menjadi Rp 326, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) menguat 19,75% menjadi Rp 9.550.
Grafik IHSG

