IHSG Cenderung Lanjutkan Trend Bearish Hari Ini, Simak Dua Saham Pilihan Berikut
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/3/2025), diprediksi bergerak dalam rentang 6.164-6.416. IHSG masih berada dalam trend bearish.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara trend masih berlanjut bearish. Hal ini terlihat dari berlanjutnya penurunan indeks kemarin lebih dari 1,5% menjadi 6.161.
Baca Juga
Wall Street Melejit di Tengah Optimisme Pelonggaran Tarif Trump, Dow Loncat Hampir 600 Poin
Pergerakan indeks juga dipengaruhi laju bursa saham global, seperti penguatan pesat Wall Stret dengan Dow Jones naik 1,42%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 1,76% dan Nasdaq naik mencapai 2,27%. Sebaliknya bursa Eropa ditutup turun tipis.
Di tengah pola pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham ADMR dengan target harga Rp 960-900 dan AUTO dengan target harga Rp 2.040-2.060. Sebaliknya saham BMTR dan BRMS direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG terpangkas sebanyak 96,96 poin (1,55%) menjadi 6.161,22 dan intraday sempat turun ke bawah 6.000. Investor asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 160,61 miliar didominasi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 238,54 miliar, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 96,06 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 51,15 miliar.
Kejatuhan indeks dipengaruhi koreksi hampir seluruh sektor saham, kecuali saham sektor teknologi dengan kenaikan 3,79%. Penurunan terdalam melanda saham sektor material dasar 3,20%, sektor property 2,68%, sektor energi 2,63%, sektor kesehatan 2,35%, sektor consumer primer 1,65%, sektor industry 1,84%.
Baca Juga
Harga Minyak Melonjak Gegara Trump Ancam Tarif 25% Pembeli Migas Venezuela
Penurunan juga dipicu kejatuhan saham emiten konglomerasi, seperti milik Prajogo Pangestu berupa BREN, TPIA, CUAN, BRPT, dan PTRO. Penurunan juga melanda saham big cap lainnya, seperti AMMN, BBRI, dan BBNI. Sebaliknya saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) berhasil menguat 8%.
Meski IHSG anjlok, dua saham ini torehkan penguatan hingga auto reject atas PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) naik 34,16% menjadi Rp 216 dan PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) menguat 24,35% menjadi Rp 286.

