IHSG kembali Memasuki Trend Bearish, Dua Saham Ini Pilihan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/2/2025), kembali melanjutkan trend bearish. Sedangkan kisaran pergerakan diprediksi dalam rentang 6.679-6.925.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa rebound IHSG mulai tertahan dekat area resisten mA 20 level 6.905 dan peluang penurunan kian terbuka. Pemodal disarankan untuk mewaspadai koreksi indeks ke level 6.679.
Baca Juga
Peluang pelemahan indeks juga didukung koreksi bursa saham global, seperti kejatuhan Dow Jones semalam sebanyak 1,01%. Penurunan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,43% dan Nasdaq 0,47%. Begitu juga dengan buras Eropa ditutup mayoritas turun.
Di tengah peluang penurunan lebih lanjut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BUKA dengan target harga Rp 158-168 dan FWCT dengan target harga Rp 177-212. Sebaliknya saham KLBF dan UNVR direkomendasikan jual.
IHSG kemarin ditutup terkoreksi tipis 6,83 poin (0,10%) menjadi 6.788,04. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 787,67 miliar, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 564,06 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 196,34 miliar, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 46,64 miliar.
Baca Juga
Wall Street Ambruk Dipicu Kekhawatiran Prospek Ekonomi, Dow Jones Anjlok Lebih dari 400 Poin
Pelemahan tersebut dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 0,90%, consumer non primer 0,94%, sektor property 1,17%, sektor kesehatan 1,13%, sektor keuangan 0,73%, dan sektor transportasi 0,85%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi 6,75%, sektor material dasar 1,46%, dan sektor infrastruktur 0,35%.
Sedangkan lima saham melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 25% menjadi Rp 450 dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) naik 25% menjadi Rp 270.
ARA juga melanda saham PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH) sebanyak 24,79% menjadi Rp 302, PT Indointernet Tbk (EDGE) naik 24,72% menjadi Rp 5.575, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 14,95% menjadi Rp 64.450.

