Jepang Pertimbangkan Memperlakukan Kripto Seperti Sekuritas Tradisional
JAKARTA, investortrust.id - Badan Layanan Keuangan Jepang atau The Financial Services Agency of Japan (FSA) dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk mengklasifikasikan aset digital sebagai produk keuangan yang mirip dengan sekuritas.
Melansir CryptoNewsFlash, Selasa (11/2/2025), langkah ini dapat membawa transformasi yang signifikan, khususnya bagi perusahaan yang beroperasi di blockchain maupun bagi investor. Di lain sisi, strategi ini juga memerlukan potongan pajak yang dapat membantu Jepang menjadi lebih ramah terhadap sektor kripto.
Bagi banyak investor, pajak atas keuntungan dari aset kripto di Jepang dapat mencapai 55%, rasio yang jelas memberatkan. Namun, mengingat adanya perdebatan seputar reformasi ini, tarif pajak mungkin turun tajam menjadi sekitar 20%.
Jika hal ini terlaksana, Jepang mungkin bergabung dengan negara-negara dengan kebijakan pro kripto yang paling bersahabat di seluruh dunia. Pengurangan pajak akan memberikan keuntungan, dan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk terlibat dalam ekonomi aset digital.
Baca Juga
OJK Siapkan 3 Fase Pengaturan Kripto Pasca Peralihan dari Bappebti
Selain persoalan pajak, Jepang juga mungkin akan mempertimbangkan untuk menghapus larangan terhadap dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF) Bitcoin. Meski otoritas Jepang selama ini dikenal cukup ketat dalam mengendalikan produk investasi berbasis kripto, tampaknya ada pengetahuan tentang fakta bahwa aturan yang terlalu ketat justru dapat menghambat inovasi.
ETF Bitcoin spot memungkinkan pengguna untuk berinvestasi pada Bitcoin tanpa harus membeli aset tersebut secara pribadi. Bagi investor yang ingin berinvestasi dalam aset kripto tapi masih khawatir tentang volatilitas pasar, ini bisa menjadi titik masuk yang lebih aman.
Baca Juga
Banyak Dibicarakan, Seperti Apa Peran Tether (USDT) di Pasar Kripto Global?
Banyak pelaku industri mengharapkan tindakan khusus dari pemerintah Jepang dengan agenda reformasi ini. Jika perkembangan ini benar-benar terlaksana, Jepang dapat menjadi pusat inovasi blockchain yang lebih kompetitif di Asia, melampaui negara-negara seperti Singapura dan Korea Selatan.
Terlepas dari itu, ada beberapa hal yang perlu dibahas lebih lanjut,. Misalnya, bagaimana mekanisme penerapan pajak baru ini? Apakah beberapa fase perlu dilalui, atau apakah ETF Bitcoin spot akan segera disetujui?

