IHSG bisa Bergerak Terdorong Listing 3 Emiten, Saham ENRG dan PTMP bisa Dilirik
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/1/2024), belum mengalami pola perubahan secara signifikan setelah tertahan di dekat area resisten MA20.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan rentang pergerakan indeks diprediksi dalam areal 6.993-7.156. Pemodal diminta tetap waspada, jika indeks kembali turun di bawah support 6.931.
Baca Juga
Pergerakan indeks awal pekan ini juga akan dipengaruhi pelemahan dalam bursa saham Wall Street akhir pekan lalu, yaitu Dow Jones anjlok 1,63%. Begitu juga dengan indeks S&P500 melemah 1,54% dan Nasdaq turun 1,63%.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi listing perdana tiga emiten pagi ini, yaitu PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), anak usaha PIK2. Listing PT Delta Giri Wacana Tbk (DWG) dan PT Brigit Biofarmaka TeknologiT bk (OBAT).
Sedangkan saham pilihan hari ini adalah saham ENRG direkomendasikan beli dengan target harga Rp 250-278 dan PTMP dengan target harga Rp 66-74. Sebaliknya rekomendasi sell saham BUKA dan CTRA.
Baca Juga
Jangan Tinggalkan Manufaktur, Inilah Strategi Pembangunan Ekonomi Era Proteksionisme
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik 24,28 poin (0,34%) menjadi 7.088,87. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 201,53 miliar, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 128,48 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 99,54 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 60,56 miliar.
Kenaikan ini ditopang penguatan beberapa sektor saham ini, yaitu saham sektor material dasar 2,23%, sektor energi 2,46%, sektor industry 0,60%, sektor consumer primer 0,52%, dan sektor infrastruktur 0,67%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, property, teknologi, dan kesehatan.
Grafik IHSG

