Mengejutkan! Saham Mitra Pack (PTMP) Masuk LQ45, Berikut Fakta Emiten Ini
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Mitra Pack Tbk (PTMP) tercatat sebagai konstituen baru indeks LQ45 yang berlaku pada 1 Februari-31 Juli 2024. Bagaimana catatan kapitalisasi pasar (market cap), kinerja, dan pergerakan harga saham ini?
PTMP masuk daftar LQ45 baru bersama tiga emiten lainnya, yaitu PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO).
Baca Juga
Mitratel (MTEL) Masuk LQ45, Big Fund Bersiap Koleksi Saham Ini
Berdasarkan data BEI, kapitalisasi pasar PTMP ternyata yang paling rendah di antara konstituen saham LQ45 terbaru yang diterbitkan otoritas bursa. Saat ini, kapitalisasi pasar saham PTMP tak sampai Rp 1 triliun, tepatnya hanya Rp 837 miliar.
Pengendali Sekaligus Dirut PTMP Ardi Kusuma
Hal ini menjadikan PTMP sebagai emiten yang masuk daftar LQ45 dengan kapitalisasi pasar paling rendah. Bahkan, nilai kapitalisasinya jauh di bawah 44 saham emiten lainnya yang berada di atas Rp 9 triliun, seperti PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) tercatat sebagai emiten LQ45 dengan market cap paling bawah nomor dua mencapai Rp 9,04 triliun.
Terkait kinerja keuangan, perseroan membukukan kenaikan pendapatan menjadi Rp 104,57 miliar hingga September 2023, dibandingkan periode sama tahun seblumnya Rp 101,66 miliar. Namun demikian, perseroan justru mencatatkan penurunan laba bersih dari Rp 8,63 miliar menjadi Rp 5,65 miliar.
Penurunan tersebut menjadikan laba per saham perseroan turun drastic dari Rp 13,05 menjadi Rp 7,74 per saham.
Baca Juga
Sedangkan total aset PTMP menunjukkan kenaikan signifikan tahun 2023 menjadi Rp 236,88 miliar, dibandingkan akhir 2022 senilai Rp 124,82 miliar. Jumlah liabilitas juga naik dari Rp 54,92 miliar menjadi Rp 68,96 miliar.
Usai ditetapkan sebagai pendatang baru dalam daftar LQ45, saham PTMP dibuka langsung melesat pada perdagangan saham, Jumat (26/1/2024). Saham PTMP telah melesat Rp 38 (16,67%) menjadi Rp 266 hingga pukul 11.00 WIB.
Saham yang listing perdana di BEI pada 6 Maret ini telah menguat dari harga IPO saham Rp 120 menjadi Rp 228 hingga penutupan perdagangan saham 25 Januari 2024.
PTMP didirikan tahun 2022 dengan focus bisnis spesialisasi pada coding, markging, hingga system inpeksi produk dan pengemasan makanan. Sedangkan PT Kencana Usaha Sentosa bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan 72,51% saham PTMP.
Baca Juga
Mitra Pack (PTMP) Catat Pendapatan Rp 104,57 Miliar, Laba Bersih Turun 34,60%
Adapun Kencana Usaha Sentosa merupakan perusahaan yang dikendalikan Ardi Kusuma dengan memegang 71,17% saham. Sisanya dikuasai Edward Kusuma, Cindy Kusuma, dan Jessica Kusuma dengan kepemilikan masing-masing 9,61% saham.
Selain menjadi pengendali, Ardi Kusuma juga tercatat sebagai direktur utama PTPM. Dirinya dibantu Edward Kusuma dan Cindy Kusuma yang menduki posisi direktur. Sedangkan Jessica Kusuma menjabat sebagai komisaris utama perseroan.

