Usai Masuk Konstituen LQ45, Saham MTEL, MBMA, PGEO, dan PTMP Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Empat saham yang menjadi konstituen indeks LQ45 baru ini berhasil melesat pada pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/1/2024). Sebaliknya empat saham yang dikeluarkan dari daftar tersebut justru anjlok.
BEI sebelumnya merombak daftar konstituen indeks LQ45 periode 1 Feburari hingga 31 Juli 2024 dengan memasukkan saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP).
Baca Juga
IHSG Melemah di Awal Transaksi, Namun Tiga Saham Ini Tetap Perkasa
Sedangkan empat saham yang dikeluarkan dari daftar LQ45, yaitu saham PT Indikar Energy Tbk (INDY), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).
Data BEI mengungkap hingga pukul 09.30 WIB, penguatan tertinggi dicatatkan saham PTMP mencapai Rp 28 (12,28%) menjadi Rp 256. Disusul saham PGEO dengan kenaikan Rp 70 (5,58%) menjadi Rp 1.325.
Kenaikan juga dua saham baru dalam daftar konstituen LQ45 berikut, yaitu saham MTEL naik Rp 25 (3,85%) menjadi Rp 675 dan saham MBMA dengan kenaikan paling tpis Rp 15 (2,40%) menjadi Rp 640.
Baca Juga
77 Emiten Raih Predikat Best Stock Awards 2024, Ini Daftar Lengkap Para Jawara
Sebaliknya empat saham yang dikeluarkan dari daftar saham LQ45 dengan penurunan terbesar dicatatkan saham emiten Prajogo Pangestu, TPIA dengan koreksi mencapai Rp 450 (8,60%) menjadi Rp 5.075. Bahkan, saham ini sempat terjerembab hingga menyentuh level intraday terendah Rp 4.420.
Penurunan serupa juga dicatatkan saham SCMA dengan koreksi Rp 3 (1,89%) menjadi Rp 156, saham TBIG turun Rp 15 (0,76%) menjadi Rp 1.960, dan saham INDY anjlok Rp 25 (1,77%) menjadi Rp 1.390.
Daftar Konstituen LQ45 periode 1 Februari-31 Juli 2024

