Masuk Daftar LQ45, Empat Saham Ini Melesat Dipimpin PTMP
JAKARTA, investortrust.id – Empat saham pendatang baru dalam konstituen indeks LQ45 ini ditutup melesat pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/1/2024). Penguatan tersebut berbanding terbalik dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang ditutup terkoreksi.
BEI sebelumnya merombak daftar konstituen indeks LQ45 periode 1 Feburari hingga 31 Juli 2024 dengan memasukkan saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP).
Baca Juga
Mitratel (MTEL) Masuk LQ45, Big Fund Bersiap Koleksi Saham Ini
Penguatan harga paling pesat dicatatkan saham PMMP naik hingg auto reject atas (ARA) Rp 56 (24,56%) menjadi Rp 284. Saham MBMA melesat Rp 50 (8%) menjadi Rp 675.
Penguatan juga melanda saham PGEO hingga mencapai Rp 65 (5,18%) menjadi Rp 1.320 dan saham MTEL menguat Rp 25 (3,85%) menjadi Rp 675.
Baca Juga
Asing Net Sell Jumbo Rp 1,05 Triliun, Dua Saham Bank Papan Atas Ini Dilego
Sedangkan empat saham yang dikeluarkan dari daftar LQ45 justru melemah, yaitu saham PT Indikar Energy Tbk (INDY), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).
Penguatan empat saham pendatang baru tersebut berbanding terbalik dengan indeks LQ45 hari ini ditutup terkoreksi 0,87% menjadi 951,49. Bahkan penurunan LQ45 lebih dalam, dibandingkan dengan IHSG dengan koreksi sebesar 0,57% menjadi 7.137,09.

