Jelang Pinjaman Tanpa Bunga dari Pengendali, Saham Jaya Agra (JAWA) Berpotensi Dikerek
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) berpeluang dikerek menuju level Rp 200 dalam waktu dekat menjelang masuknya dana segar Rp 1,25 triliun dari pemegang saham pengendali. Sedangkan dana pinjaman tersebut kemungkinan didanai investor besar.
Pengendali JAWA, PT Sarana Agro Investama berniat menggelontorkan pinjaman tanpa bunga kepada perseroan senilai Rp 1,25 triliun. Pendanaan tersebut akan berdampak positif bagi perseroan, karena diproyeksikan bisa menekan beban bunga dengan penghematan sebesar 34% hingga 100%.
Baca Juga
Menariknya pinjaman dari pemegang saham tersebut digelontorkan tanpa bunga dan tanpa jaminan, bandingkan dengan pinjaman dari pihak lain kemungkinan dikenakan bunga berkisar 8,25%. Sedangkan pencairan pinjaman dilakukan secara bertahap.
Pencairan pinjaman tersebut bisa dilakukan setelah mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS) yang bakal digelar pada 13 Desember 2024. Jadwal tersebut mundur dari rencana semula pada 29 November 2024.
Terkait kinerja keuangan, JAWA membukukan penurunan pendapatan dari Rp 685,35 miliar hingga September 2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 627,72 miliar. Perseroan berbalik catatkan laba kotor Rp 23,50 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi kotor Rp 17,41 miliar.
Baca Juga
Usai Tuntaskan Penambahan Modal, Jaya Agra (JAWA) Siapkan Aksi Ini
Meski demikian, perseroan masih mencatatkan rugi usaha dengan penurunan dari Rp 60,32 miliar menjadi Rp 17,50 miliar. Sedangkan beban keuangan perseroan telah turun dari Rp 188,34 miliar menjadi Rp 140,76 miliar.
Penurunan tersebut juga berimbas terhadap penurunan rugi bersih JAWA menjadi Rp 182,87 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi Rp 245,67 miliar.
Grafik Saham JAWA

