Hati-hati! Saham Jaya Agra (JAWA) Masuk UMA
JAKARTA, Investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) dalam daftar saham dengan pergerakan di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA) setelah harganya melesat dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data BEI, saham JAWA berhasil menguat hingga auto reject atas (ARA) dalam dua hari transasksi terakhir. Sedangkan penguatan saham JAWA telah mencapai 119% sepanjang akhir September 2023 hingga penutupan perdagangan saham kemarin.
Baca Juga
Saham ICBP dan MYOR Disebut Jadi Pemenang, Berikut Analisanya
Lompatan harga saham JAWA tersebut sejalan dengan pengumuman resmi bahwa perseroan akan mengonversi sebagian utang menjadi saham melalui mekanisme penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMHTHMEDT) dengan harga pelaksanaan Rp 100 per saham.
Perseroan akan menerbitkan sebanyak 12,45 miliar saham atau setara dengan 76,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Konversi utang tersebut diharapkan memperkuat posisi keuangan perseroan, sehingga nilai tambah bagi pemegang saham meningkat ke depan.
Baca Juga
Melalui PMHTHMEDT tersebut, perseroan akan mengonversi utang sebanyak Rp 1,24 triliun menjadi 12,45 miliar saham baru. Utang yang dikonversi merupakan pinjaman dari pemegang saham pengendali perseroan. Dengan aksi tersebut total liabilitas perseroan turun tajam dari Rp 3,57 triliun menjadi Rp 2,32 triliun.
Secara keuangan, JAWA mencatatkan peningkatan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari Rp 89,38 miliar menjadi Rp 172,60 miliar. Penurunan sejalan dengan pelemahan pendapatan dari Rp 536,58 miliar menjadi Rp 446,72 miliar hingga akhir Juni 2023.

