Waspada Koreksi Lanjutan IHSG, Tiga Saham Ini Layak Dipantau
JAKARTA, investortrust.id - PT Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksi bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) akan melemah terbatas dengan support dan resistance pada level 7.200– 7.330, pada perdagangan hari ini, Jumat (8/11/2024).
“7.200 akan menjadi level yang cukup kuat sekaligus kritis untuk saat ini, karena kalau 7.200 terlewati, maka dengan tingkat probabilitas sebesar 64%, berpotensi menyentuh 7.060, sebuah level yang sama pada bulan August 2024 silam,” urai Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam riset hariannya, Jumat (8/11/2024).
Pilarmas mencermati bahwa pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi oleh Powell yang memangkas tingkat suku bunga The Fed sebanyak 25 bps, dimana turun dari sebelumnya 5% menjadi 4,75%. Gubernur Fed, Michelle Bowman yang awalnya menentang pemotongan 50 bps pada bulan September pun akhirnya juga setuju untuk memangkas tingkat suku bunga sebanyak 25 bps pada pertemuan kali ini.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Rebound, Deretan Saham Syariah Ini Diprediksi Cuan
Powell mengatakan bahwa dirinya sangat senang dengan perekonomian yang ada saat ini, meskipun deficit Amerika dan kebijakan fiscal secara keseluruhan akan menjadi hambatan bagi perekonomian ke depannya.
Lebih lanjut, Powell juga mengatakan bahwa meskipun data ekonomi yang terakhir terlihat positive, namun The Fed tetap berusaha untuk menurunkan tingkat suku bunga karena kebijakan moneter yang masih ketat. Apabila perekonomian tetap kuat dan inflasi tetap stabil serta berkelanjutan menuju 2%, maka The Fed akan dengan senang hati akan menurunkan tingkat suku bunga secara lebih lambat.
“Sejauh ini kami melihat apa yang disampaikan oleh Powell masih sesuai dengan ekspektasi kami. Pemangkasan 25 bps, merupakan bagian dari proyeksi kami dan masih tersisa 25 bps lagi pada pertemuan bulan December mendatang yang pada akhirnya mampu membuat The Fed berhasil memangkas 100 bps pada tahun ini,” terangnya.
Sementara itu, dari dalam negeri, Presiden Prabowo menghapus piutang macet kepada UMKM di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kelautan, serta UMKM lainnya. Kebijakan ini ditandai dengan penandatanganan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 pada 5 November 2024 di Istana Merdeka. Prabowo menyatakan bahwa kebijakan ini mempertimbangkan saran dari kelompok tani dan nelayan seluruh Indonesia, dengan harapan dapat membantu mereka meneruskan usaha-usahanya.
Baca Juga
Pemerintah Berencana Bangun 2 Rusun di Papua Pegunungan, Anggarannya Rp 22 Miliar
Pilarmas menilai, hal ini dapat membangkitkan perekonomian yang cenderung lesu akhir-akhir ini, sehingga dapat meningkatkan aktivitas produksi, permintaan, dan penyaluran kredit. Terlebih lagi, penghapusan ini bukan berarti menghapus semua utang yang ada, terutama bagi mereka yang dianggap oleh perbankan masih mampu melanjutkan pembayaran.
“Sehingga tentu hal ini merupakan salah satu syarat untuk menjaga risiko yang ada terkait dengan penghapusan utang tersebut,” pungkasnya.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari Pilarmas Investindo Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
Support: 25.000
Resistance: 25.800
Target harga: 25.700
PT Sumarecon Agung Tbk (SMRA)
Support: 600
Resistance: 650
Target harga: 640
PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN)
Support: 1.800
Resistance: 1.975
Target harga: 1.955.

