Waspadai Koreksi Lanjutkan IHSG, Sedangkan BRPT, SIDO, dan TPIA Layak Dipantau
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/6/2024), diperkirakan bergerak dalam rentang support 6.893 dan resistance 7.158. Pola pergerakan tersebut didasarkan anjloknya IHSG pekan lalu 3,48% ke level terendah baru tahun ini 6.970,73
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa IHSG berpotensi menguji support selanjutnya 6.893. Oleh karena itu, pemodal disarankan untuk mewaspadai penurunan lebih lanjut atas IHSG, jika support 6.893 tertembus.
Baca Juga
Daftar Top 10 Market Cap Berubah, Tiga Emiten Ini Merangsek Naik
Meski demikian, beberapa saham layak untuk dicermati sepanjang hari ini, yaitu BRPT direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.1750-1.350, SIDO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 750-800, dan saham TPIA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 9.650-10.000. Sebaliknya saham ASSA direkomendasikan jual.
Sepanjang pekan lalu, IHSG tercatat sebagai bursa saham dengan penurunan terdalam nomor dua di Asean dan di antara bursa-bursa saham di Asia Pacific. Pemodal asing juga mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham sepekan ini mencapai Rp 4,81 triliun.
Angka tersebut lebih besar dari realisasi pekan sebelumnya hanya Rp 1,39 triliun. Berlanjutnya aksi jual investor asing tersebut menjadikan total net sell saham year to date (ytd) meningkat menjadi Rp 6,25 triliun.
Baca Juga
Sejumlah saham emiten kapitalisasi pasar besar yang anjlok pekan lalu adalah saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan sumbangan terhadap penurunan indeks mencapai 117,39 poin, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kontribusi terhadap penurunan IHSG sebanyak 59,34 poin, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai 34,34 poin, dan saham PT Astra International Tbk (ASII) menyumbang 26,29 poin terhadap pelemahan IHSG.
Sedangkan beberapa saham penopang utama indeks pekan ini adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan kontribusi 112,62 poin, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) 13,08 poin, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebanyak 6,55 poin, dan PT Bank Mega Tbk (MEGA) 4,24 poin.
Dari sisi sektor saham, sektor infrastruktur anjlok mencapai 7,07% dalam sepekan utama diseret saham BREN setelah auto reject bawah (ARB) dalam tiga hari perdagangan. Disusul sektor industry turun 4,56%, sektor kesehatan turun 4,12%, sektor keuangan 1,28%, sektor consumer non primer turun 2,56%. Sebaliknya hanya saham sektor energi yang berhasil naik mencapai 0,61%.
Grafik IHSG Ytd

