IHSG Berpotensi Lanjutkan Koreksi, Hindari Saham TPIA dan BRPT
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (1/10/2024), berpotensi lanjutkan koreksi menguji support MA60 level 7.482. Meski demikian koreksi tersebut masih tergolong wajar.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa IHSG diprediksi bergerak dalam rentang 7.482-7.742. IHSG masih terkoreksi dan turun di bawah MA20. Koreksi ini juga dinilai masih wajar.
Baca Juga
Rugi Bersih Garuda (GIAA) Semester I Naik, Berikut Pemicunya
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi lompatan bursa saham Wall Street ke level tertinggi baru setelah Dow Jones menguat tipis 0,041%. Penguatan juga melanda Nasdaq sebanyak 0,38% dan sebelaiknya indeks S&P500 turun 0,42%.
Meski IHSG cenderung terkoreksi, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham PTRO dengan target harga Rp 15.100-16.900 dan TKIM direkomendasikan beli dengan target harga Rp 7.975-8.225. Sebaliknya saham BRPT dan TPIA direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG anjlok sebanyak 168,99 poin (2,20%) menjadi 7.527,93 dipicu atas berlanjutnya aksi jual (net sell) saham oleh pemodal asing senilai Rp 3,10 triliun. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1,28 triliun.
Baca Juga
Pendapatan Melesat 160%, Merdeka Battery (MBMA) Akhirnya Berbalik Untung Segini
Koreksi indeks kemarin dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor energi 2,11%, sektor keuangan turun 1,29%, sektor infrastruktur 1,75%, sektor teknologi 1,74%, sektor property 1,34%, sektor consumer primer 1,41%. Sebaliknya kenaikan landa saham sektor transportasi 1,57% dan sektor kesehatan 0,02%.
Meski IHSG anjlok parah, sejumlah saham ini catatkan lompatan harga, seperti saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 25% menjadi Rp 390. Kenaikan juga dicatatkan saham PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) naik 28% menjadi Rp 64, PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) naik 22,15% menjadi Rp 910, PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) sebanyak 15,73% menjadi Rp 206, dan PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) naik 15,49% menjadi Rp 328.
Grafik IHSG

