IHSG Berpotensi Koreksi Sehat Akhir Pekan, Saham BRPT hingga CBDK Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/11/2025), diprediksi bergerak dalam rentang 8.500-8.585. Tiga saham pilihan dengan rekomendasi beli BRPT, IMPC, dan CBDK.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG berpotensi mengalami koreksi sehat yang bersifat terbatas menjelang akhir pekan pada area support terdekat berada di 8.480–8.500. Adapun koreksi indeks kemarin dipicu aksi ambil untung setelah IHSG cetak rekor tertinggi pada perdagangan sehari sebelumnya.
Baca Juga
Laba Bersih Melesat 455% di Kuartal III, Diamond Citra (DADA) Optimistis Kinerja Kuat Tahun Ini
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi libur bursa AS semalam dalam memperingati Thanksgiving. Sedangkan bursa saham Eropa ditutup mayoritas menguat. Begitu juga dengan bursa Asia ditutup mayoritas menguat.
Di tengah potensi pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BRPT dengan target harga Rp 3.830-4.020. Saham IMPC dengan target harga Rp 3.310-3.520 dan CBDK dengan target harga Rp 7.050-7.400.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 56,27 poin (0,65%) menjadi 8.545 diikut dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 283,93 miliar. Net sell terbanyak disumbangkan saham BUMI Rp 659,51 miliar, BBRI Rp 303,98 miliar, dan BBCA Rp 157,97 miliar.
Baca Juga
Julfi Hadi Mundur dari Dirut Pertamina Geothermal (PGEO), Ada Apa?
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor konsumer non primer, energi, teknologi, keuangan, konsumer primer, hingga kesehatan. Sebaliknya sektor properti, infrastruktur, material dasar, dan industri menguat.
Meski anjlok, sejumlah saham ini berhasil menguat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SOTS naik 24,87% menjadi Rp 472, BBYB naik 24,75% menjadi Rp 494, TNCA naik 24,58% menjadi Rp 294, dan CTBN menguat 19,81% menjadi Rp 6.350.

