Bagikan

Saham CBDK Direkomendasikan Beli, Penopang Pre Sales Pulih Tahun 2026

JAKARTA, investortrust.id – Penjualan sales (pre sales) PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) diprediksi kembali normal tahun ini dengan target Rp 886 miliar. Peluang kebangkitan ditunjukkan raihan pre sales kuartal IV-2025 mencapai Rp 109 miliar atau naik 309% dari kuartal III.

Analis Sucor Sekuritas Cheryl Jennifer Wang mengatakan, peningkatan pre sales ini didorong oleh kuatnya permintaan lahan komersial di kawasan PIK2 dengan pertumbuhan mencapai 473% pada kuartal akhir 2025.

“Dengan perkembangan tersebut, pre-sales CBDK pada 2026 diperkirakan pulih menjadi Rp 886 miliar atau tumbuh 106%. Penopang utama diharapkan datang dari berlanjutnya monetisasi lahan serta perbaikan bertahap permintaan residensial,” tulis riset tersebut.

Baca Juga

Bangun Kosambi (CBDK) Cetak Kenaikan Laba 33,97% di 2025

Tahun lalu, CBDK mencatatkan pre-sales sebesar Rp 430 miliar atau mencapai 85% dari target revisi Rp 508 miliar. Angka tersebut jauh di bawah capaian tahun sebelumnya senilai Rp 2,1 triliun akibat pelemahan permintaan di sektor properti.

Seiring dengan penurunan pre sales tersebut, Sucor Sekuritas memperkirakan, laba bersih CBDK akan kembali normal menjadi Rp 911 miliar tahun 2026 atau turun 33%. Penurunan ini terjadi seiring backlog serah terima yang mulai berkurang.

Begitu juga dengan pendapatan diprediksi turun menjadi Rp 1,5 triliun atau turun 40% YoY. Namun, tekanan tersebut diperkirakan dapat diredam oleh kontribusi pendapatan berulang sekitar Rp 200 miliar dari proyek NICE yang memberikan diversifikasi awal terhadap pendapatan pengembangan.

Margin profitabilitas diperkirakan tetap kuat dengan gross profit margin sekitar 66% dan operating profit margin sekitar 53%. “Ke depan, laba bersih CBDK diproyeksikan kembali meningkat secara bertahap menjadi Rp 995 miliar pada 2027 dan Rp 1,2 triliun pada 2028,” tulisnya.

Baca Juga

Divestasi Saham Bangun Kosambi (CBDK), Grup Salim Raup Rp 157,5 Miliar

Sejumlah faktor tersebut mendorong Sucor Sekurtias untuk mempertahankan rekomendasi beli saham CBDK dengan target harga direvisi menjadi Rp 11.000 per saham. Target ini menggunakan diskon 30% terhadap RNAV dan mencerminkan normalisasi laba dalam jangka pendek.

Saat ini, saham CBDK masih diperdagangkan dengan diskon sekitar 70% terhadap RNAV, sehingga dinilai menawarkan peluang masuk yang menarik. Target harga itu juga didukung landbank utama di kawasan PIK2 seluas 712 hektare serta basis ekuitas perseroan sebesar Rp 12 triliun.

Target harga saham CBDK tersebut juga didukung peluang peningkatan pendapatan berulang dari proyek NICE serta valuasi jalan tol Kataraia yang dinilai masih berada di bawah nilai wajar.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024