IHSG berpeluang Teknikal Rebound, Ini 2 Saham Pilihan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/11/2024), diprediksi teknikal rebound setelah berhasil break, jika berhasil naik di atas 7.529.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakartan hari ini menyebutkan bahwa indeks kembali melemah dan mulai menguji support area 7.450. Di area support tersebut mulai ada rejection dan berpotensi mengalami teknikal rebound. Meski demikian, pemodal disarankan tetap waspada, jika indeks ditutup di bawah 7.450.
Baca Juga
Demi Aturan Ini, Pengendali Lepas Sebagian Saham Toto Indonesia (TOTO)
Pergerakan indeks juga dipengaruhi laju bursa saham Wall Street semalam, seperti Dow Jones ditutup anjlok 061%. Begitu juga dengan S&P500 melemah 0,28% dan Nasdaq turun 0,33%.
Meski IHSG berpotensi teknikal rebound, pemodal dapat mencermati saham ACES yang direkomendasikan beli dengan target harga Rp 950-980 dan DSNG direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.190-1.275. Sebaliknya saham MNCN dan SMGR direkomendasikan jual.
Baca Juga
Wall Street Gamang Jelang Pilpres AS, Dow Jones Anjlok 250 Poin Lebih
IHSG kemarin ditutup terkoreksi 25,76 poin (0,34%) menjadi 7.479,50. Pemodal asing berbalik membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 261,05 miliar, yaitu saham PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 283,01 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 81,90 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur TbK (INDF) Rp 70,36 miliar.
Koreksi indeks kemarin dipicu atas penurunan hampir seluruh sektor saham, seperti saham sektor consumer primer 1,40%, sektor material dasar 1,54%, sektor property 1,51%, sektor kesehata 1,02%, sektor energi 0,45%, dan sektor industry 1,47%. Satu-satunya saham yang berhasil menguat 0,09%.
Grafik IHSG

