IHSG Bisa Teknikal Rebound, 6 Saham Ini Jadi Pilihan Hari ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/11/2024), diproyeksi teknikal rebound. Potensi tersebut didukung penurunan indeks berturut-turut dalam beberapa hari terakhir.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi, IHSG diproyeksikan bergerak dalam kisaran support 7.200 hingga 7.250 dan resistance 7.320 hingga 7.380.
Baca Juga
ABM Investama (ABMM) Pertahankan Peringkat Kredit B1 dengan Stable Outlook dari Moody’s Ratings
“IHSG berpotensi sedikit teknikal rebound, sambil menunggu data inflasi US di pertengahan minggu ini,” ulas Fanny dalam riset harian, Selasa (12/11/2024).
Kemarin, (11/11/2024), IHSG ditutup melemah 0,28% menuju 7.266,46, dengan masih disertai dengan net sell asing Rp 1,55 triliun efek outflow setelah Trump terpilih sebagai presiden US. Sementara itu, saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BBCA, ADRO, TLKM dan BMRI.
Penurunan IHSG tersebut sejalan dengan penurunan mayoritas bursa saham Asia Pasifik. BNI Sekuritas mencermati, pelemahan ini setelah investor kecewa dengan dukungan ekonomi baru China. Sementara itu, data menunjukkan tekanan deflasi yang terus menerus.
Baca Juga
Waskita Karya (WSKT) Suntik Modal Anak Usaha Rp 2,72 Triliun
Di samping itu, kini investor terfokus pada pasar China setelah Beijing mengumumkan rencana investasi senilai 10 triliun yuan (US$ 1,4 triliun) untuk meredakan risiko utang pemerintah daerah, tetap tidak mengeluarkan stimulus fiskal baru. Sehingga, masih terdapat ruang untuk menanggapi potensi perang dagang saat Donald Trump menjabat tahun depan.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal saham dari BNI Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) direkomendasikan speculative buy dengan area beli Rp 4.350-4.450. Jika saham ini tidak break di bawah Rp 4.350, terbuka potensi menguat menuju Rp 4.530-4.600 dalam jangka pendek.
2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) direkomendasikan speculative buy dengan target harga masuk Rp 4.900-4.940. Jika tidak break di bawah Rp 4.900, BBNI berpotensi naik ke level Rp 5.075-5.150 dalam jangka pendek.
3. PT Panin Financial Tbk (PNLF) direkomendasikan speculative buh dengan target harga masuk Rp 500-506. Saham ini berpotensi naik ke level Rp 520-530, jika tidak break ke bawah Rp 494.
4. PT Astra International Tbk (ASII) direkomendasikan speculative Buy dengan area beli Rp 4.900-4.950. Jika tidak break di bawah Rp 4.900, ASII berpotensi naik ke Rp 5.050-5.125.
5. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) direkomendasikan buy on weakness dengan area beli Rp 2.760-2.820. Saham ini berpotensi naik ke Rp 2.900-2.950.
6. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) direkomendaiskan speculative buy dengan area beli Rp 3.740, cutloss jika break di bawah 3.700 dan target harga menuju Rp 3.840-3.920.
Grafik IHSG

