Reliance Sekuritas: IHSG Bisa Teknikal Rebound IHSG dengan 4 Saham Pilihan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/3/2025), diproyeksikan rebound dengan rentang pergerakan 6.180-6.270. Teknikal rebound bisa terjadi setelah kemarin ditutup anjlok dalam.
Reliance Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa peluang penguatan indeks didukung pola teknikal. Candle IHSG berbentuk black spinning top dengan lower shadow memanjang, di bawah MA5, serta indikator Stochastic dalam keadaan dead cross.
“Dengan penurunan yang cukup dalam atas IHSG kemarin, peluang terjadinya technical rebound terbuka hari ini. Adapun saham pilihan adalah AMMN, BBRI, ANTM, dan MDKA,” tulisnya dalam riset resminya pagi ini.
Baca Juga
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi pasar global, seperti sentimen negatif atas keraguan investor terhadap perang dagang Amerika Serikat dan penantian terhadap pengumuman suku bunga The Fed besok. Sedangkan bursa Asia dibuka lanjutkan penguatan pagi ini, yaitu Nikkei 225 menguat 0,56% dan Kospi menguat 1,06%.
IHSG kemarin ditutup turun 248 poin (3,84%) menjadi 6.223 dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,48 triliun. IHSG kemarin sempat mengalami trading halt selama 30 menit. Bahkan, IHSG sempat anjlok lebih dari 7% menjadi 6.011.
Penurunan kemarin dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, tertinggi sektor teknologi anjlok 9,77%, sektor material dasar 5,99%, sektor energi 3,43%, sektor infrastruktur 3,03%, sektor property 3,33%, dan sektor consumer primer 3,06%.
Baca Juga
AKR Corporindo (AKRA) Cetak Laba Bersih Rp 2,39 Triliun di 2024
Kejatuhan juga dipicu atas penurunan saham-saham berkapitalisasi pasar besar, seperti saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu BREN, TPIA, CUAN, BRPT, dan PTRO. Kejatuhan juga dipicu anjloknya saham DCII, AMMN, DSSA, dan emiten big cap lainnya.
Sedangkan saham dengan penguatan paling pesat, yaitu saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) melesat 24,73% menjadi Rp 464, PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) naik 23,34% menjadi Rp 228, dan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) naik 19,63% menjadi Rp 1.615.

