Emiten Andalan Lo Kheng Hong (GJTL) Raih Lompatan Laba 41,36% hingga Kuartal III-2024
JAKARTA, investortrust.id – Saham jagoan investor kawakan Indonesia Lo Kheng Hong, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), membukukan lompatan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 41,36% dari Rp 699,27 miliar menjadi Rp 988,21 miliar hingga kuartal III-2024.
Manajemen GJTL dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/10/2024) menyebutkan, pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan kenaikan penjualan bersih perseroan dari Rp 12,57 triliun menjadi Rp 13,44 triliun sampai September 2024.
Baca Juga
Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, BBNI, BBTN, PWON, GJTL, dan PANI
Perseroan juga mencatatkan kenaikan laba kotor yang pesat dari Rp 2,57 triliun menjadi Rp 2,93 triliun, seiring dengan pertumbuhan penjualan yang lebih pesat, dibandingkan dengan pertumbuhan beban pokok penjualan.
Perseroan juga mencatatkan penurunan beban penjualan, beban keuangan, dan penurunan rugi bersih entitas asosiasi. Hal ini berdampak terhadap kenaikan laba sebelum pajak dari Rp 920,67 miliar menjadi Rp 1,28 triliun.
Peningkatan tersebut berimbas terhadap pertumbuhan laba periode berjalan perseroan dari Rp 689,87 miliar menjadi Rp 988,55 miliar. Sedangkan laba bersih per saham dasar melesat dari Rp 200,7 menjadi Rp 283,7 per saham.
Baca Juga
Terkait pergerakan harga saham GJTL telah mengalami penguatan sebanyak 23,61% sepanjang year to date (ytd) tahun 2024. Bahkan, pada perdagangan Bursa Efek Indoensia (BEI) hari ini, saham GJTL melesat sebanyak Rp 120 (,9,92%) menjadi Rp 1.330.
Berdasarkan data GJTL merupakan perusahaan produsen ban otomotif dengan pemegang saham pengendali Denham Pte Ltd dengan kepemilikan 49,5% saham dan Compagnie Financiere sebanyak 10%. Lo Kheng Hong juga tercatat sebagai pemegang 5,19% saham GJTL. Dengan harga GJTL level Rp 1.330, maka total nilai saham Lo Kheng Hong mencapai Rp 240,79 miliar.
Grafik Saham BWPT

