Emiten Jagoan Lo Kheng Hong (GJTL) Ini Raih Lompatan Laba 60,72%
JAKARTA, investortrust.id – Emiten jagoan Lo Kheng Hong, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), berhasil membukukan kenaikan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 60,72% menjadi Rp 557,15 miliar pada semester I-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 359,09 miliar.
Manajemen GTJL dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/7/2024) menyebutkan, kenaikan tersebut menjadikan laba per saham dasar GJTL meningkat dari Rp 103,1 menjadi Rp 165,6 per saham.
Baca Juga
Gajah Tunggal (GJTL) Bagikan Dividen Rp 174,22 Miliar, Simak Jadwalnya
Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan emiten produsen ban terbesar di Indonesia ini dari Rp 8,11 triliun menjadi Rp 8,54 triliun. Di sisi lain, kenaikan beban penjualan relative lebih rendah dari Rp 6,59 triliun menjadi Rp 6,63 triliun. Alhasil laba kotor perseroan melesat dari Rp 1,51 triliun menjadi Rp 1,91 triliun.
Lonjakan laba juga didukung keberhasilan perusahaan yang dikendalikan Sjamsul Nursalim ini menekan beban penjualan dari Rp 507,27 miliar menjadi Rp 482,16 miliar. Rugi kurs juga turun dari Rp 351,85 miliar menjadi Rp 299,92 miliar. Rugi entitas asosiasi juga turun dari Rp 32,29 miliar menjadi Rp 8,4 miliar. Hal ini menopang kenaikan laba sebelum pajak menjadi Rp 753,74 miliar, dibandingkan periode sama tahun 2023 senilai Rp 482,16 miliar.
Sedangkan total ekuitas Gajah Tunggal (GJTL) meningkat dari Rp 8,35 triliun menjadi Rp 8,84 triliun. Liabilitas naik tipis dari Rp 10,62 triliun menjadi Rp 10,70 triliun. Jumlah asset naik dari Rp 18,97 triliun menjadi Rp 19,55 triliun.
Baca Juga
Laba Indosat (ISAT) Semester I-2024 Melesat 43,3%, Berikut Pendorongnya
Sedangkan pergerakan harga saham emiten yang masuk dalam portofolio Lo Kheng Hong ini tercatat masih turun sekitar 1,26% sepanjang year to date (ytd) 2024. Meski demikian, saham GJTL sempat mencatatkan rekor tertinggi tahun ini level Rp 1.375 pada 3 April 2024, dibandingkan harga penutupan sesi I hari ini Rp 1.175.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham Denham Pte Ltd bertindak sebagai pengendali 49,5% saham GJTL dan Lo Kheng Hong menguasai 5,199% saham GJTL. Pemegang saham lainnya Compagnie Financiere mencapai 10% saham dan sisanya investor public.
Grafik Saham GJTL

