Neraca Keuangan Jasa Marga (JSMR) Lebih Sehat, Bagaimana Prospek Sahamnya?
JAKARTA, investortrust.id –Keberhasilan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menuntaskan divestasi 35% ruas Jalan Tol Transjawa akan berdampak terhadap penurunan beban utang. Sebab, dana yang diraup dari aksi penjualan saham tersebut bakal digunakan untuk pemangkasan utang dan investasi.
Hal ini mendorong Sucor Sekuritas untuk tetap mempertahankan rekomendasi beli saham JSMR dengan target harga Rp 6.600. Target tersebut mengimplikasikan perkiraan EV/EBITDA dan P/E masing-masing 10,3 kali dan 17,2 kali.
Baca Juga
Jasa Marga (JSMR) Akan Sesuaikan Tarif Tol Dalam Kota Mulai 22 September, Simak Perinciannya
Analis Sucor Sekuritas Niko Pandowo dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini menyebutkan bahwa keberhasilan menuntaskan divestasi JTT tentu perseroan akan memperoleh dana bersih berkisar Rp 11 triliun. Meski pembayaran dana tersebut dilakukan secara bertahap, tetap tuntas tahun ini.
Estimasi Kinerja Keuangan JSMR
Sucor Sekuritas
“Dengan masukknya dana hasil penjualan tersebut, perseroan akan bisa memanfaatkannya untuk mengurangi total utang. Sedangkan penerbitan saham baru JTT senilai Rp 2,5 triliun akan digunakan untuk membeli kembali RDPT-MEIT dan KIK-DINFRA oleh JTT,” tulisnya dalam riset tersebut.
Baca Juga
Grup Salim Resmi Akuisisi 35% Saham Tol Trans Jawa Senilai Rp 15,75 Triliun
Selain keberhasilan divestasi, dia mengatakan, Jasa Marga (JSMR) akan mendapatkan sentiment positef dari rencanan pengoperasian tiga ruas tol tahun 2024-2025. Di antaranya, ruas tol Japek Selatan 2 seksi tiga sepanjang 31,25 kmi, ruas tol Jogja-Solo seksi 1,1 sepanjang 22,3 km dan seksi 1.2 sepanjang 20,1 km, serta ruas Probolinggo-Banyuwangi fase I sepanjang 49,7 km.
“Kami menilai bahwa setelah divestasi tersebut, neraca keuangan Jasa Marga akan lebih sehat, sehingga memperkuat perseroan untuk mengalokasikan belanja modal berkisar Rp 8-10 triliun untuk membiayai sejumlah proyeknya,” tulisnya.
Target harga tersebut juga merefleksikan perkiraan laba bersih perseroan tahun ini senilai Rp 2,70 triliun dan pendapatan diharapkan bertumbuh menjadi Rp 17,81 triliun.
Grafik Saham JSMR

