Jasa Marga (JSMR) Ungkap Progres 5 Proyek Tol Baru, Harga Sahamnya Terus Menguat
JAKARTA, investortrust.id – Emiten pengelola jalan tol pelat merah, PT Jasa Marga (Persero) Tbk sedang memacu pembangunan 5 jalan di tol di Pulau Jawa, sebagai upaya mempertahankan posisinya sebagai market leader di industri ini.
Investor Relations Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Milka Theodora menjelaskan, ruas jalan tol yang sedang dibangun Perseroan terdiri dari, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Jalan Tol Akses Patimban, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Solo-Yogyakarta NYIA Kulonprogo, dan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi.
Dikatakan, sebagai market leader di industri jalan tol, saat ini Jasa Marga menguasai jalan tol dengan total panjang 1.260 KM yang merepresentasikan 48% jalan tol beroperasi di Indonesia.
Baca Juga
Jasa Marga (JSMR) Pamer Rating Utang Terbaru, idAA Outlook Stabil
“Pada awal tahun 2023, Jasa Marga memperoleh konsesi jalan tol baru yakni ruas jalan tol Akses Patimban sepanjang 37,05 km yang dikelola oleh PT Jasamarga Akses Patimban (JAP), sehingga sampai dengan saat ini total panjang jalan tol konsesi Perseroan yakni, 1.736 km dengan 1.260 km di antaranya telah beroperasi” tambah Milka dikutip dalam paparannya di acara Public Expose Live yang digelar Bursa Efek Indonesia, 27-31 November 2023.
Adapun ruas tol yang segera dioperasikan adalah, Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi 2 sepanjang sekitar 3,64 km pada akhir tahun 2023. ‘’Beroperasinya jalan tol tersebut diharapkan akan mendorong konektivitas khususnya di wilayah Jabodetabek yang akan menghubungkan jaringan jalan tol JORR 2,’’ imbuh Milka.
Ekspansi yang dilakukan membuat JSMR mampu mempertahankan kinerja positif sepanjang semester I tahun 2023. Peningkatan kinerja sejalan dengan peningkatan volume lalu lintas jalan tol operasional milik Jasa Marga Group.
Baca Juga
Terkait Kabar XL (EXCL) Jajaki Akuisisi FREN, Seberapa Urgen?
Pada Semester I Tahun 2023 ini Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 1,15 triliun, meningkat 56,3% dibandingkan dengan Semester I tahun lalu.
Solidnya kinerja JSMR diapresiasi pelaku pasar, sepanjang November harga saham JSRM tercatat menguat lebih dari 11% dari Rp 4.170 pada 1 November 2023 ke level Rp 4.690 pada perdagangan Sesi I, 28 November 2023.
Hingga pukul 10.30 WIB saham JSMR terpantau menguat 2,63% atau 120 point dari harga pembukaaan pasar saham Sesi I. Volume perdagangan saham tercatat sebanyak 16.593 lot, sedangkan kapitalisasi pasar saham tercatat Rp 34,03 triliun

