IHSG Ditutup Menguat 1,30%, Saham HUMI dan PTPP Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/2/2024), ditutup menguat 93,54 poin (1,30%) menjadi 7.303,28. IHSG bergerak di zona hijau sepanjang hari 7.210,56-7.365,68 dengan nilai transaksi Rp 14,72 triliun.
Lompatan indeks didukung kenaikan mayorita sektor saham, seperti saham sektor material dasar melesat 2,38%, sektor konsumer non primer menguat 2,08%, sektor keuangan 1,30%, sektor properti 1,38%, dan sektor infrastruktur 1,42%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor teknologi 0,91%.
Baca Juga
Pasar Saham Respons Positif Pilpres Satu Putaran, IHSG Berpeluang Menuju Level Segini
Penguatan IHSG juga didukung lompatan harga empat saham bank papan atas hingga mencapai level tertinggi baru (all time high/ATH), yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Di tengah lonjakan IHSG, dua saham berikut cetak lompatan harga hingga auto reject atas (ARA) PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) naik Rp 18 (33,96%) menjadi Rp 71 dan PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menguat Rp 110 (24,44%) menjadi Rp 560.
Baca Juga
Saham BBTN Lanjutkan Penguatan, Target Harga Saham masih Tinggi
Penguatan juga melanda saham PT PP Presisi Tbk (PPRE) mencapai Rp 20 (25%) menjadi Rp 100, PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) naik Rp 54 (25%) menjadi Rp 270, dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) menguat Rp 175 (23,81%) menjadi Rp 910.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham PT Pulau Subur Tbk (PTPS), PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK), PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN), PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX), dan PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP).

