IHSG Sesi I Turun Tipis, tapi Saham MLPT, SONA, dan PKPK Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (13/9/2024), ditutup turun tipis 2,55 poin (0,03%) menjadi 7.795,60 setelah sempat menguat di awal transaksi hingga 7.828.
Pelemahan indeks dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer non primer turun 0,96%, sektor energi turun 0,48%, sektor keuangan 0,62%, sektor industri 0,11%, dan sektor material dasar 0,05%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi 5,72% diikut kenaikan saham sektor konsumer primer, kesehatan, dan infrastruktur.
Baca Juga
Trend Akuisisi Emiten di BEI Bertaburan Terbaru KMDS, Berikut Daftar dan Lompatan Harga Sahamnya
Meski IHSG melemah, tiga saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 25% menjadi Rp 4.500, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 24,91% menjadi Rp 1.655, dan PT Perdana Karya Tbk (PKPK) sebanyak 24,49% menjadi Rp 605.
Penguatan mengesankan juga melanda saham PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) naik 32,16% menjadi Rp 226, PT Telefast Indonesia Tbk (TFA) menguat 25,40% menjadi Rp 158, dan PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS) naik 22,12% menjadi Rp 690.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda saham PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), PT Green Power Group Tbk (LABA), PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII), PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW), dan PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO).
Baca Juga
Saham Fenomenal Ini (DCII) Tembus Rekor, Penguatan Capai 149 Kali
Kemarin, IHSG ditutup naik sebanyak 37,19 poin (0,48%) menjadi 7.798,15. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,51 triliun, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 286,58 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 284,33 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 190,17 miliar.
Kenaikan IHSG hari ini didorong penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 7,61%, energi 1,57%, sektor konsumer non primer 1,17%, sektor Kesehatan 0,44%, dan sektor consumer primer 0,26%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, infrastruktur, dan property.
Grafik IHSG

