Usai Rekor Cuan Tertinggi Pekan Lalu, Saham AKSI dan DNET Akhirnya Dikenai Suspensi
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan semetara atau suspensi saham tercuan pekan lalu setelah terjadi lompatan harga secara mencengangkan. Keduanya adalah saham PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) dan PT INdoritel Makmur Internasional Tbk (DNET).
Penghentian sementara dilakukan pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/9/2024). Penghentian dipicu atas lompatan harga dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga
Ada Tiga Saham Melesat lebih dari 100% Sepekan, Berikut Daftarnya
“Penghentian sementara perdagangan saham DNET dilakukan di pasar regular dan pasar tunai dengan tujuan untuk memberikan waktu memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang investasinya,” tulis pengumuman resmi BEI yang ditandatangani di Jakarta, Jumat (6/9/2024).
Berdasarkan data, saham AKSI berhasil catatkan kenaikan harga sebanyak 117,72% dari Rp 139 menjadi Rp 302 pada perdagangan pekan lalu. Penghentian sementara tersebut merupakan yang kedua kalinya bagi saham AKSI dalam dua pekan terakhir setelah terjadi lompatan harga saham emiten tersebut.
Begitu juga dengan saham emiten yang dikendalikan Salim DNET mencetak penguatan harga sebanyak 105,77% dari Rp 5.200 menjadi Rp 10.700 pekan lalu, bahkan saham DNET ditutup ARA setiap hari pekan lalu.
Baca Juga
Begini Dampaknya bagi Jasa Marga (JSMR), Jika Divestasi 35% JTT Molor dari Jadwal
IHSG akhir pekan lalu berhasil ukir rekor tertinggi baru (all time high/ATH) setelah naik 40,81 poin (0,53%) menjadi 7.721,85. Pemodal asing makin agresif borong (net buy) saham mencapai Rp 1,02 triliun pada perdagangan hari terakhir pekan ini
Penguatan tersebut ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, khususnya sektor keuangan 1,91%. Kenaikan juga melanda saham sektor kesehatan 0,55%, sektor properti 0,27%, sektor teknologi 0,27%, sektor konsumer non primer 0,21%, dan sektor transportasi 0,17%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor infrastruktur, industri, material dasar, dan sektor energi.
Garfik Saham AKSI dan DNET

