Melambung 186-192%, Saham PTSP dan HELI Dikenai Suspensi Kedua
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan kembali sementara (suspensi_ perdagangan saham PT Pioeerindo Gorumet International Tbk (PTSP) dan PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), menyusul berlanjutnya lompatan harga pada perdagangan hari terakhir pekan lalu.
Sebagaimana diketahui suspensi saham tersebut merupakan yang kedua dalam tiga hari ini. Saham PTSP dan HELI juga telah mengalami suspensi pertama pada perdagangan Kamis (17/11/2023).
Baca Juga
Hingga Oktober, PTPP Cetak Kenaikan Kontrak Baru Jadi Rp 29,31 Triliun
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PTSP dan HELI, BEI perlu melakukan penghentian sementara perdagangan sahamnya di pasar regular dan pasar tunai mulai sesi I, 20 November,” tulis PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Setyawan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A dalam penjelasan resminya di BEI, Senin (20/11/2023).
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham HELI telah melesat dari level Rp 79 pada akhir Oktober 2023 menjadi Rp 226 per saham pada perdagangan hari terakhir pekan lalu. Dengan demikian telah terjadi lompatan harga sebanyak 186,07% sepanjang November 2023 berjalan.
Baca Juga
Dirut AKRA Haryanto Adikoesoemo Borong Saham, Nilainya Segini
Tak kalah dengan PTSP, saham ini telah melambung dari level penutupan akhir Oktober 2023 senilai Rp 1.565 menjadi Rp 4.570 pada penutupan perdagangan hari terakhir pekan lalu. Dengan demikian penguatan saham ini telah mencapai 192,01% sepanjang November 2023 berjalan.

