Sempat Sentuh Rekor Intraday, IHSG Sesi I Akhirnya Turun
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (3/9/2024), ditutup melemah sebanyak 56,3 poin (0,73%) menjadi 7.638. Sebelum anjlok IHSG sempat sentuh level tertinggi baru (all time hihg/ATH) intraday level 7.726,66, dibandingkan ATH kemarin 7.726.19.
Koreksi IHSG dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer anjlok 4,44%, sektor teknologi 3,06%, sektor keuangan 0,82%, sektor infrastruktur 0,92%, dan sektor properti 0,77%. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor kesehatan 0,53% dan material dasar 0,06%.
Baca Juga
Kemenkominfo Tunda Lelang Frekuensi 700 MHz, Begini Tanggapan Indosat (ISAT)
Meski IHSG dilanda aksi ambil untung (profit taking) hingga melemah, sejumlah saham torehkan lompatan harga. Di antaranya, saham PT Inter Delta Tbk (INTD) melesat 34,56% menjadi Rp 183, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) naik 31,85% menjadi Rp 178, PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) melesat 28,57% menjadi Rp 216, PT Tanah Laut Tbk (INDX) naik 16,30% menjadi Rp 107, dan PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) menguat 15,94% menjadi Rp 800.
Sebaliknya pelemahan melanda tiga saham berikut, yaitu saham PT MNC Land Tbk (KPIG), PT Pakuan Tbk (UANG), PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI), PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK), dan PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA).
Baca Juga
Menparekraf Klaim Industri MICE Jadi Andalan Pariwisata RI dalam 3 Tahun Berturut-turut
Kemarin, IHSG ditutup naik 23,8 poin (0,31%) ke level penutupan tertinggi baru sepanjang masa 7.694,54. Pemodal asing lagi-lagi mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,19 triliun, seperti saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 433,55 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 247,37 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 142,86 miliar.

