IHSG Cetak ATH di atas Level 7.700, Lima Saham Dipimpin PGLI Melambung
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (2/9/2024), ditutup melesat 33,29 poin (0,43%) ke level 7.704. Bahkan, pergerakan intraday sentuh cetak rekor tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) sepanjang masa 7.726,19, dibandingkan rekor sebelumnya 7.715.
Lompatan IHSG tersebut didukung kenaikan saham sektor infrastruktur 1,43%, sektor keuangan 0,60%, sektor transportasi 0,82%, sektor energi 0,82%, sektor industri 0,63%, dan sektor materaial dasar 0,25%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham yang turun adalah konsumer primer 1,90%.
Baca Juga
Berubah Nama, PT Best Proteksi Insurance Brokers Raih Izin Usaha OJK
Di tengah penguatan IHSG, lima saham berikut torehkan lompatan harga. Saham PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) melesat hingga auto reject atas (ARA) 34,40% menjadi Rp 168. Kenaikan juga melanda saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) sebanyak 25,40% menjadi Rp 79,
Lompatan harga melanda saham PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) sebanyak 20,72% menjadi Rp 670, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik 20% menjadi Rp 468, dan saham PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) melambung 17,59% menjadi Rp 127.
Baca Juga
Wijaya Karya (WIKA) Berbalik Bukukan Laba Sebesar Rp 401,95 Miliar di Semester I-2024
Sebaliknya penurunan kembali melanda saham PT Aman Agrindo Tbk (GULA) anjlok 20% menjadi Rp 600. Pelemahan juga melanda saham PT OBM Drilchem Tbk (OBMD), PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Charmic Capital Tbk (NICK) dan PT Tanah Laut Tbk (INDX).
IHSG akhir pekan lalu ditutup menguat sebanyak 43,13 poin (0,57%) menjadi 7.670. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 11,20 triliun. Besarnya net buy saham tersebut ditopang adanya crossing saham PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) dari pemodal lokal ke pemodal asing bernilai Rp 9,98 triliun.
Grafik IHSG

