IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 1,62% ke Level 6.991, Sebaliknya Saham PGLI, SAFE, dan SONA ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabunnga (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (19/12/2024), ditutup anjlok sebanyak 116,04 poin (1,63%) menjadi 6.991,84. Pergerakan indeks dalam rentang 6.953-7.110 dengan nilai transaksi Rp 6,84 triliun.
Koreksi IHSG hari kelima ini dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 2,82%, sekteor teknologi 2,77%, sektor industry 1,68%, sektor consumer primer 1,72%, dan sektor keuangan 1,67%, dan sektor transportasi 1,89%.
Meski IHSG ditutup terjun bebas, sejumlah saham masih torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), PT Pembangunan Graha Lesatari Indah Tbk (PGLI) naik 33,77% menjadi Rp 202, PT Steady Safe Tbk (SAFE) naik 34,077% menjadi Rp 244, dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 19,74% menjadi Rp 6.825.
Baca Juga
Saham Terbang 1.110% hingga Disuspensi, Aesler Grup (RONY) Mendadak Umumkan Negosiasi Ini
Penguatan juga melanda saham PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) menguata 28,89% menjadi Rp 116 dan PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) menguat 16,34% menjadi Rp 890.
Sebaliknya pelemahan dalam melanda saham PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI), PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Lion Metal Industry Tbk (LION), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI).
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 49,85 poin (0,70%) menjadi 7.107,88. Pemodala sing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 473,97 miliar yang sebagian besar disumbangkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 343,62 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 265,16 miliar, dan PT Blibli.com Tbk (BELI) Rp 163,46 miliar.
Baca Juga
Sempat Terjerembab ARB, Saham Listing Perdana MR DIY (MDIY) Perlahan Bangkit!
Pelemahn IHSG kemarin dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,03%, sektor keuangan 0,54%, sektor infrastruktur 0,93%, sektor property 0,58%, dan sektor consumer non primer 0,49%. Sektor saham yang berhasil menguat hanya consumer primer sebanyak 0,58%.
Meski IHSG kembali anjlok, lima saham lapis tiga ini justru catatkan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), seperti PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik 34,55% menjadi Rp 148, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% menjadi Rp 470, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) melesat 25% menjadi Rp 675, PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) naik 24,79% menjadi Rp 302, dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 25% menjadi Rp 5.700.
Grafik IHSG

