IHSG Ditutup Anjlok 55 Poin, Tapi Saham FMII dan SONA ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonsia (BEI), Rabu (27/3/2024), ditutup anjlok sebanyak 55,57 poin (0,75%) meningkat 7.310,09. IHSG bergerak dalam rentang 7.292,80-7.375,40 dengan nilai transaksi Rp 8,67 triliun.
Penurunan indeks dipengaruhi atas koreksi beberapa sektor saham, seperti saham sektor transportasi 2,48%, sektor teknologi 0,97%, sektor kesehatan 0,93%, sektor properti 0,70%, dan sektor material dasar 0,70%. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor keuangan 0,08%.
Baca Juga
Perputaran Ekonomi Lebaran 2024 Ditaksir Tembus Rp 100 Triliun
Meski IHSG anjlok, beberapa saham justru berhasil melesat PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik auto reject atas (ARA) senilai Rp 75 (35%) menjadi Rp 270 dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) melesat Rp 390 (24,84%) menjadi Rp 1.960.
Lompatan harga juga dicatatkan saham PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) naik Rp 36 (24,49%) menjadi Rp 183, PT Cardig Aero Services Tbk (CASS) naik Rp 130 (13,68%) menjadi Rp 1.080, dan PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) naik Rp 13 (10,48%) menjadi Rp 137.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda, yaitu saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN), PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA), PT Resources Alam Indonesia Tbk (KKGI), dan PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT).
Baca Juga
Lebaran 2024, Kemenhub Prediksi Pergerakan Pemudik Jalur Udara 4 juta Orang
Kemarin, IHSG ditutup terkoreksi sebanyak 12,1 poin (0,16%) menjadi 7.365,66. Pemodal asing kembali membukukan penjualan bersih (net sell) saham sebanyak Rp 406,99 miliar.
Net sell terbanyak melanda saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 494,29 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 197,75 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 145,87 miliar.
Sedangkan bursa saham Wall Street semalam kembali ditutup melemah dengan penurunan paling dalam melanda Dow Jones 0,80%. Indeks S&P500 melemah 0,28% dan indeks Nasdaq anjlok 0,42%.

