Potensi Penguatan IHSG Tetap Terbuka, Saham ARTO dan DSNG Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/9/2024), masih berada di area trend bullish. Namun potensi pelemahan dalam jangka pendek tetap harus diwaspadai.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa belum ada perubahan signifikan terhadap pola pergerakan IHSG. Potensi penguatan menuju target jangka menengah 8.000 tetap terbuka.
Baca Juga
Hanya saja, pemodal perlu mewaspadai potensi koreksi dan konsolidasi setelah melesat dalam beberapa pekan terkahir. IHSG hari ini diperkirakan bergerakan dalam rentang 7.547-7.676.
Sedangkan saham yang layak dicermati hari ini adalah saham ARTO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.080-3.320 dan DSNG direkomendasikan beli dengan target harga Rp 815-870. Sebaliknya saham INTP direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga akan didukung lompatan indeks Wall Street akhir pekan lalu ke level tertinggi baru, seperti Dow Jones melesat 0,55%. Lompatan juga melanda Nasdaq sebanyak 1,13% dan S&P500 menguat 1,01%.
IHSG akhir pekan lalu ditutup naik sebanyak 43,13 poin (0,57%) menjadi 7.670. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 11,20 triliun. Besarnya net buy saham tersebut ditopang adanya crossing saham PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) dari pemodal lokal ke pemodal asing bernilai Rp 9,98 triliun.
Baca Juga
Lompatan IHSG akhir pekan lalu didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 1,22%, sektor transportasi 0,96%, sektor konsumer primer 0,48%, sektor konsumer primer 0,48%, dan material dasar 0,33%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor energi, industri, properti, dan keuangan.
Saat IHSG rebound, dua saham berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik 25% menjadi Rp 420 dan PT Pakuan Tbk (UANG) menguat 24,50% menjadi Rp 940.
Grafik IHSG

