Potensi Penguatan IHSG Tetap Terbuka, BRI Danareksa Jagokan BFIN dan KLBF
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (1/3/3034), masih memiliki potensi penguatan menuju level 7.400, meski ditutup terkoreksi kemarin.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa pola pergerakan IHSG belum mengalami perubahan signifikan setelah sebelumnya sempat memantul dari support MA 20. Namun demikian pemodal diimbau tetap mewaspada support 7.197.
Baca Juga
Laba Melesat Nyaris 100% di 2023, PIK2 (PANI) Ungkap Hal Berikut
Di tengah potensi pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BFIN dengan target pergerakan Rp 1.410-.1450 dan saham KLBF dengan target pergerakan Rp 1.520-1.570. Sebaliknya rekomendasi sell diberikan kepada saham GOTO dan PGAS.
IHSG kemarin dituutp melemah 12,53 poin (0,17%) menjadi 7.316,11. Investor asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 640,29 miliar. Net Sell terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 267,42 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 219,14 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 114,35 miliar.
Baca Juga
Saat Batu Bara Turun, Laba Adaro Minerals (ADMR) justru Melesat 23%, Kok Bisa?
Bursa Wall Street semalam ditutup menguat dengan kenaikan paling tinggi melanda indeks Nasdaq menguat 0,90%, disusul indeks S&P500 naik 0,52%, dan indeks Dow Jones menguat 0,12%.

