Potensi Penguatan IHSG masih Terbuka, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan LPPF dan MNCN
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indoensia (BEI), Kamis (14/3/2024), masih berada dalam trend bullish setelah berhasil breakout resisten 7.400.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa terbuka potensi penguatan indeks dengan target resisten selanjutnya 7.600. Sedangkan area support yang perlu diperhatikan hari ini adalah 7.370 dan 7.316.
Baca Juga
Diagnos Laboratorium (DGNS) Gagas Rights Issue Rp 465 Miliar, Ini Peruntukannya
Terkait saham rekomendasi hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham LPPF dan MNCN dengan masing-masing target harga Rp 1.780-1.840 dan Rp 346-362. Sebaliknya rekomendasi sell diberikan kepada saham ADMR dan SMRA.
Sedangkan bursa saham Wall Street semalam rata-rata ditutup melemah dengan penurunan melanda indeks Nasdaq 0,54% dan S&P500 terkoreksi 0,19%. Sebaliknya Dow Jones berhasil menguat tipis 0,097%.
Baca Juga
Chandra Asri (TPIA) Cetak ATH, Saham Emiten Prajogo Pangestu Bangkit?
Kemarin, IHSG ditutup melesat 39,3 poin (0,53%) ke level tertinggi baru (all timie high/ATH) 7,421,21. Pemodal asing (net buy) membukukan pembelian bersih jumbo capai Rp 6,98 triliun di seluruh pasar.
Net buy terbesar melanda saham PT Mandal Multi Finance Tbk (MFIN) mencapai Rp 6,17 triliun melalui pasar negosiasi. Net buy besar setelah Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) dan PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (ADMF) menuntaskan akuisisi 80,6% saham PT Mandala Finance Tbk (MFIN). Sebanyak 70,6% dipegang MUFG dan ADMF membeli 10% saham.

