Saham Ini (KARW) ARA Bermingu-Minggu hingga Membuat Charles Menaro Cs Gain Rp 1,72 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) berhasil mencatatkan penguatan harga hingga auto reject atas (ARA) terhitung sejak 30 Juli hingga 23 Agustus 2024. Padahal, saham ini ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK) Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mekanisme transaksi full call auction (FCA).
Berdasarkan data BEI, dari 19 hari transaksi kurun waktu 30 Juli hingga 23 Agustus 2024, saham KARW hanya pernah turun pada transaksi 7 Agustus dari level Rp 1.335 menjadi Rp 1.205. Usai penurunan tersebut, saham KARW kembali melesat ditutup ARA hingga perdagangan hari ini.
Baca Juga
Pengendali Teken CSPA Penjualan 80,19% saham ICTSI Jasa Prima (KARW)
Dengan lompatan harga tersebut saham KARW berhasil melambung dari level Rp 760 menjadi Rp 3.720 selam 19 hari transaksi tersebut atau terjadi lompatan harga 389,47%. Sedangkan dihitung sejak penandatangani akuisisi saham pengendali pada Februari 2024, saham KARW telah melesat sebanyak 7.340% atau 74,4 kali dari level Rp 50 menjadi Rp 3.720.
Awal lompatan harga saham KARW terjadi setelah perusahaangrup Meratus, PT Saranakelola Investa, mengakuisisi sebanyak 80,28% dari ICTSI Far East Ltd. Aksi tersebut berdampak terhadap perubahan pengendali saham perseroan.
Charles Menaro
Perusahaan asal Surabaya yang masuk dalam grup Meratus tersebut membeli sebanyak 80,28% saham KARW dari ICTSI Far East Ltd pada Februari 2024. Nilai transaksinya setara dengan Rp 66 per saham, sehingga total dana yang diglontorkan mencapai Rp 31,60 miliar.
Baca Juga
Dengan harga penutupan saham KARW level Rp 3.720, nilai saham KARW yang digenggam Saranakelola telah mencapai Rp 1,75 triliun. Aritinya keuntungan atau gain Saranakelola dari saham tersebut telah mencapai Rp 1,72 triliun dalam tujuh bulan.
Terkait dengan pengendali baru KARW, Saranakelola Investa, merupakan perusahaan yang mayoritas sahamnya dikendalikan keluarga Charles Menaro. Berdasarkan data, Charles Menaro, Tony Menaro, dan Frank Menaro bertindak sebagai pemegang 67,5% saham Saranakelola.
Sisanya dimiliki pemegang saham inidividu lainnya, Daniel Azwin sebanyak 7,5%, Irsan Budianto (3,75%), Yasmine Indrayati (7,5%), The Tiong Hian (5%), Ichsan Budiarso (3,75%, dan Sjarif Hadiwidjaja (5%).
Charles Menaro bertindak sebagai presiden komisaris Meratus Group, yaitu perusahaan pertama yang mengintegrasikan pelayaran dan logisik yang telah beridiri 66 tahun di Indonesia. Perseroan sebelumnya telah menambah kapasitas armada untuk peningkatkan volume pengiriman internasional dengan membeli MV Meratus Kaimana, yaitu kapal container dengan kapasitas 693 TEUs.
Grafik Saham KARW

