Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp 172 Triliun, Pipeline Rp 43 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Penghimpunan dana di pasar modal di Indonesia hingga 31 Agustus 2023 tercatat sekitar Rp 172 triliun lebih. Dari angka itu, nilai emisi initial public offering (IPO) saham sekitar Rp 48,29 triliun dari 58 emiten baru tahun ini. Nilai IPO di Tanah Air tersebut lebih tinggi dibandingkan pencapaian sepanjang tahun 2022.
“Sedangkan rencana penghimpunan dana yang dalam pipeline totalnya sekitar Rp 43,43 triliun. Dari rencana tersebut, ada pipeline IPO saham total senilai sekitar Rp 12,47 triliun,” papar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Inarno Djajadi, dalam konferensi pers Rapat Bulanan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta, Selasa5September 2023.
Baca Juga
Produsen Spare Parts (AEGS) Gelar IPO, Harga Penawaran Saham Rp 100
Berdasarkan data OJK, di pipeline, masih terdapat 94 rencana penawaran umum dengan perkiraan nilai total sasaran perolehan dana sebesar Rp 43,43 triliun. Ini termasuk rencana IPO oleh emiten baru sebanyak 59 perusahaan senilai Rp 12,47 triliun.

