IHSG bisa Lanjut Koreksi, Saham SSMS dan PTBA Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/8/2024), masih memiliki peluang lanjutkan koreksi menuju support 7.454. Sedangkan pergerakan hari ini diproyeksikan dalam rentang 7.454-7.590.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa indeks mulai melemah setelah capai target 7.590. Meski begitu tren bullish masih berlangsung, sehingga koreksi tersebut hanya bersifat sementara.
Baca Juga
Saham JMAS dan LABA kembali Disuspensi, Sebaliknya KPIG Dibuka
Sedangkan saham yang layak dilirik hari ini adalah saham SSMS direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.075-1.130 dan PTBA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 2.790-2.910. Sebaliknya saham BUKA direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi atas berlanjutnya koreksi Wall Street semalam, yaitu Dow Jones melemah 0,43%, S&P500 turun 0,89%, dan Nasdaq terjerembab sebanyak 1,67%.
IHSG kemarinditutup anjlok sebanyak 65,91 poin (0,87%) menjadi 7.488,68. Penurunan tersebut mematahkan rekor IHSG ke level tertinggi baru tiga hari beruntun. Pemodal asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,26 triliun di seluruh pasar.
Baca Juga
Berlanjutnya aksi borong saham tersebut menjadikan total net buy saham di BEI selama sebulan terakhir telah mencapai Rp 12,46 triliun. Dengan penyumbang terbesar datang dari saham BBCA Rp 3,41 triliun dan BMRI senilai Rp 3,14 triliun.
Pelemahan indeks kemarin dipicu atas penurunan seluruh sektor saham, seperti saham sektor keuangan 1,19%, sektor teknologi 1,40%, sektor konsumer primer 1,24%, sektor infrastruktur 1,50%, dan sektor transportasi 1,23%.
Meski IHSG dilanda penurunan dalam, lima saham ini justru catatkan penguatan hingga ARA, yaitu saham saham PT Jaya Agtra Wattie Tbk (JAWA) melesat Rp 30 (34,48%) menjadi Rp 117, PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) melesat Rp 32 (34,78%) menjadi Rp 124, dan PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik Rp 17 (33,33%) menjadi Rp 68.
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Green Power Group Tbk (LABA) sebanyak Rp 108 (25%) menjadi Rp 540 dan PT Bank Permata Tbk (BNLI) melesat Rp 230 (24,60%) menjadi Rp 1.165.
Grafik IHSG Ytd

