Wasdapai Koreksi lebih Lanjut, Saham ABMM, ADRO, dan MAHA Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/9/2024), berpotensi lanjutkan koreksi setelah ditutup anjlok akhir pekan lalu. Meski demikian trend bullish belum terpatahkan.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa indeks berpotensi menguju support MA20 7.711. Meski demikian, trend bullish atas IHSG masih berlanjut dengan potensi penguatan menuju 8.000 setelah koreksi selesai.
Baca Juga
Saham Syariah Pilihan RHB Sekuritas Hari Ini, Ada MBMA, AKRA, INTP dan SIDO
Sedangkan sejumlah saham yang layak dicermati hari ini adalah saham ABMM direkomendasikan beli dengan target harga Rp 4.520-4.800, saham ADRO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.920-4.050, dan MAHA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 197-206. Sebaliknya saham BRPT direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penutupan bursa saham Wall Street akhir pekan lalu, yaitu Dow Jones kembali menguat tipis. Sebaliknya indeks S&P500 dan Nasdaq turun tipis.
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup anjlok sebanyak 162,39 poin (2,05%) ke level 7.743 akibat kejatuhan saham-saham emiten Prajogo Pangestu. Meski demikian, pemodal asing justru mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 523,12 miliar.
Baca Juga
Harga Terbang 110%, Saham Perdana Karya (PKPK) Kena Suspensi
Kejatuhan saham emiten Prajogo terjadi setelah FTSE Russel membatalkan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebagai konstituen baru dalam perhitungan FTSE Global Index-large capital market. Hal ini dipicu atas free float saham yang minim.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham BREN terjun bebas ARB Rp 2.200 (19,95%) menjadi Rp 8.825. Penurunan juga melanda saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) anjlok sebanyak 10,56% menjadi Rp 8.050, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terjungkal 10,88% menjadi Rp 1.065.
Saham emiten Prajogo lainnya PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) anjlok lebih dalam mencapai 18,08% menjadi Rp 7.250 dan saham PT Petrosea Tbk (PTRO) terkoreksi sebanyak 10,38% menjadi Rp 11.650.
Grafik IHSG

