IHSG Cenderung Naik, Saham ABMM dan BRPT Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/7/2024), diproyeksikan lanjutkan penguatan menuju area resisten 7.374-7.440. IHSG tengah memasuki trend mulai bullish.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan bahwa posisis IHSG mulai memantul dari support 7.213 dan berpotensi melanjutkan kenaikan ke resisten 7.374 dan 7.440. Meski demikian, pemodal diminta tetap mewaspadai penurunan, jika IHSG turun ke bawah support 7.213.
Baca Juga
Usai Akuisisi Probiotec di Australia, Pyridam Farma (PYFA) Raih Pinjaman Rp 242,61 Miliar
Sedangkan saham yang layak dilirik hari ini adalah saham ABMM direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.860-3.970. Saham BRPT juga direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.200-1.300. Sebaliknya saham HEAL dan MPMX direkomedasikan jual.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penutupan bursa Wall Street semalam, yaitu Dow Jones anjlok 1,29% setelah capai rekor kemarin. S&P500 melemah 0,78% dan Nasdaq turun 0,70%.
Baca Juga
Turun Tipis, Emas Masih Berpotensi Beri 'Gain' Jangka Panjang
IHSG kemarin melesat sebanyak 96,85 poin (1,34%) menjadi 7.321,07. Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,15 triliun. Terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 401,46 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 337,17 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 329,44 miliar.
Lompatan IHSG kemarin didukung penguatan saham emiten Prajogo Pangestu, seperti lompatan harga PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Lompatan harga juga ditopang penguatan saham-saham emiten bank papan atas, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Grafik IHSG Kemarin

