IHSG bisa Koreksi Jangka Pendek, Saham BMTR dan TLKM Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/9/2024), berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek. Namun trend bullish masih menaungi indeks dengan target harga 8.000.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini menyebutkan, belum ada perubahan signifikan pada pola pergerakan IHSG setelah sebelumnya mencapai target penguatan 7.835. Sedangkan level support IHSG berada di 7.629.
Baca Juga
Pergerakan indeks juga akan terpangaruh lompatan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones naik 0,55%. Begitu juga dengan indeks S&P500 menguat 0,13% dan Nasdaq malah turun mencapai 0,52%.
Beberapa saham ini layak dicermati sepanjang transaksi hari ini, yaitu saham BMTR direkomendasikan beli dengan target harga Rp 242-252 dan saham TLKM direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.240-3.420. Sebaliknya saham AMMN dan PGEO direkomendasikan jual.
Baca Juga
IHSG sepanjang pekan lalu atau periode 9-13 September 2024 kembali catatkan rekor tertinggi baru sepanjang masa 7.812,13. Rata-rata nilai transaksi harian bersa juga melesat 40,10% menjadi Rp 14,98 triliun, dibandingkan rata-rata pekan sebelumnya senilai Rp 10,69 triliun. Investor asing juga mencatatkan pembelian bersih cemerlang capai Rp 17,95 triliun, sehingga total net buy saham di BEI year to date (ytd) telah mencapai Rp 51,40 triliun.
Lompatan indeks tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) BEI melesat sebanyak 4,46% menjadi Rp 13,390 sepekan ini. Nilai tersebut merupakan pencapaian paling besar bursa sepanjang masa, dibandingkan rekor sebelumnya Rp 13,384 triliun pada Kamis (12/9/2024).
Grafik IHSG

