IHSG bisa Rebound Jangka Pendek, Pantau Saham ESSA dan PWON
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/2/2025), berpotensi rebound jangka pendek dengan target menuju level 6.830. Meski demikian pemodal diminta tetap waspada terhadap koreksi lanjutkan.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan pagi ini menyebutkan bahwa indeks mulai menguji support 6.698 dan ada potensi rebound jangka pendek menuju area resisten terdekat 6.830.
Baca Juga
Upaya Akhiri Perang di Ukraina, Trump Akui Sudah Berbicara dengan Putin
Meski demikian, pemodal diminta tetap wasapada terhadap penurunan lebih lanjut indeks. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi koreksi bursa saham global akhir pekan lalu, seperti Dow Jones melemah 0,99%, indeks S&P500 turun 0,95%, dan indeks Nasdaq melemah 1,36%.
Sedangkan dua saham pilihan hari ini adalah ESSA dengan target harga Rp 905-975 dan PWON dengan target harga Rp 406-430. Sebaliknya saham ARTO dan MAPA direkomendasikan jual.
Baca Juga
Tekanan Dolar AS Jadi Tantangan, Intip Prediksi Rupiah Senin Besok
IHSG sepanjang pekan lalu ditutup anjlok lebih dari 5,18% menjadi 6.742 atau tercatat sebagai pekan terburuk bagi pergerakan IHSG BEI. Kapitalisasi pasar juga hilang senilai Rp 724 triliun menjadi Rp 11.595 triliun. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 3,80 triliun didominasi saham BMRI dan saham bank lainnya.
Saham utama penekan indeks datang dari emiten kapitalisasi pasar terbesar, khususnya saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, CUAN, PTRO, dan TPIA. Sebaliknya saham dengan penguatan paling pesat pekan lalu dicatatkan saham SMDM, MLPT, TIRA, Safe, hingga SONA.

