Asing Berlomba-Lomba Borong Saham BBCA dan BBRI, Bagaimana Penguatan Harganya?
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing berlomba-lomba masuk ke dua saham bank papan atas ini, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dalam sebulan terakhir. Aksi borong tersebut berimbas terhadap lompatan harga sahamnya.
Berdasarkan data transaksi saham 22 Juli-21 Agustus atau dalam sebulan terakhir, total net buy saham di BEI telah mencapai Rp 11,21 triliun di seluruh pasar. Net buy terbanyak disumbangkan saham BBCA senilai Rp 3,25 triliun dan BMRI mencapai Rp 3,24 triliun.
Baca Juga
Laba Melesat 254,85%, Indonesia Paradise (INPP) Ungkap Pemicunya
Seiring massifnya pembelian bersih saham oleh investor asing tersebut, saham BBCA berhasil catatatkan penguatan dari level Rp 10.125 menjadi Rp 10,425 atau melesat 2,96% dalam kurun waktu tersebut. Sedangkan saham BMRI berhasil melesat dari level Rp 6.525 menjadi Rp 7.250 atau melambung 11,11%.
Terkait transaksi pemodal asing di BEI hari ini, pemodal asing lagi-lagi lanjutkan pembelian bersih (net buy) saham Rp 1,79 triliun, seiring dengan lompatan IHSG BEI, Rabu (21/8/2024), sebanyak 20,61 poin (0,27%) ke level penutupan tertinggi baru 7.554. Bahkan, IHSG intraday sempat sentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) 7.594.
Dengan tambahan tersebut total net buy saham oleh investor asing sepanjang Agustus 2024 berjalan telah mencapai Rp 9,48 triliun. Sedangkan net buy dalam sebulan terakhir telah mencapai Rp 11,21 triliun dengan net buy terbanyak dicatatkan BBCA Rp 3,25 triliun dan BMRI Rp 3,24 triliun.
Baca Juga
Tumbuh 15,66%, Bank Mandiri Salurkan Kredit Manufaktur Rp 177,37 Triliun di Semester I 2024
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 738,51 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 390,95 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 316,95 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 134,53 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 85,34 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) melanda sejumlah saham ini, yaitu saham PT FAP Agri Tbk (FAPA) Rp 49,97 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 46,90 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 12,95 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 10,63 miliar, dan PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) Rp 9,66 miliar.
Grafik Saham BBCA dan BMRI

